Obsesi Juara Tak Pernah Habis dari Steven Gerrard

Obsesi Juara Tak Pernah Habis dari Steven Gerrard

- Sepakbola
Kamis, 09 Des 2004 16:17 WIB
Jakarta - Gelar sang penyelamat tampaknya pantas disandang oleh gelandang berusia 24 tahun ini. Jika bukan karena tambahan gol terakhir yang disumbangkannya saat melawan Olympiakos, Kamis (9/12) dini hari tadi, bisa dipastikan Liverpool gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Gerrard tanpa diragukan lagi merupakan sosok 'asli' dari The Reds. Lahir di Whiston, Merseyside, menjadikan dirinya sebagai penggemar sejati dari tim sepakbola kebanggaan kotanya, Liverpool. Impian Gerrard kecil pun tak muluk-muluk. Ia ingin bisa menjadi salah satu pemain klub yang paling dikaguminya itu. Liverpool Youth Academy pun jalan yang dipilih Gerrard.Sebagai salah satu bibit muda di akademi ini penampilan Gerrard terbilang cukup menonjol. Alhasil begitu lulus dari akademi pada tahun 1998, ia pun dikirim masuk tim Liverpool.Di tahun ini juga ia memulai debutnya dengan Liverpool. Pertandingan pertama yang Gerrard lakoni adalah ketika ia menggantikan Vegard Heggem saat melawan Blackburn. Dan debut aslinya sebagai pemain utama ia dapatkan di kompetisi Piala UEFA melawan Celta Vigo.Meski saat itu The Reds kalah, namun aksi Gerrard saat itu membuktikan dirinya sebagai pemain muda yang sangat menjanjikan. Tidak hanya untuk klub, tetapi juga untuk Inggris. Itulah yang ditangkap Kevin Keegan. Legenda Anfield inilah yang memberikan kesempatan pada Gerrard di tim nasional Inggris di September 2001. Tanpa mengecewakan, Gerrard sukses menyumbangkan gol untuk kemenangan Inggris 5-1 atas Jerman di Munich. Meraih gelar juara di Piala Worthington Cup sebanyak dua kali, dilengkapi Piala FA dan Piala UEFA, Gerrard juga diganjar sebagai Pemain Muda PFA Terbaik tahun 2001. Penampilan gemilang penghobi olahraga biliard ini ternyata belum termasuk untuk sosok kepemimpinannya. Pada Oktober 2003, Gerard Houllier menempatkan Gerrard sebagai kapten tim di pertarungan Piala UEFA melawan Olimpija Ljubljana.Sayangnya seiring waktu berjalan, prestasi Liverpool seakan berjalan di tempat. Hal inilah yang membuat Gerrard menjadi bertanya-tanya mengenai performa Liverpool.Setelah hampir paruh musim 2004-2005 berjalan, penampilan The Reds masih kurang meyakinkan. Harapan untuk menjadi juara liga pun tampak kian menjauh. Tak tanggung, ia ungkapkan niatnya untuk mencari klub yang lebih berkualitas."Saya akan berusia 25 tahun akhir musim ini. Dan saya pikir saya hanya memiliki tujuh tahun lagi untuk mencapai prestasi tertinggi," ujar pemain yang telah melakoni 253 pertandingan dengan 33 gol itu. Begitulah Gerrard, obsesi menjadi juara sepertinya tidak bakal habis dalam diri pemuda yang mempunyai tinggi 183 cm ini. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads