Italia Ingin Wasit Dibantu Teknologi

Italia Ingin Wasit Dibantu Teknologi

- Sepakbola
Selasa, 14 Des 2004 02:05 WIB
Jakarta - Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menyerukan penggunaan alat bantu teknologi buat para wasit. Gunanya agar para pengadil bisa memberikan keputusan yang lebih tepat.Dilansir Reuters, Selasa (14/12/2004), FIGC telah menyurati FIFA dan UEFA agar memulai penggunaan teknologi buat membantu para wasit. Mereka menunjuk penggunaan teknologi seperti yang telah dilakukan di cabang tenis, rugby dan american football agar menjadi contohnya. Dalam cabang-cabang olahraga itu, wasit kerap mengandalkan replay dari rekaman video pertandingan untuk membantu mereka mengambil keputusan. "Dalam dunia sepakbola dimana banyak pemain yang jauh lebih pintar, kita tak bisa mengandalkan hanya kepada penglihatan wasit, mereka tak bisa bersaing dengan puluhan kamera video yang terletak di sekitar lapangan," ucap ketua FIGC Franco Carraro. Lebih jauh Carraro mengungkapkan kalau kekhawatiran pihak-pihak yang tak setuju penggunaan bantuan rekaman video, atas alasan mengganggu wibawa wasit, tak beralasan. Pasalnya selama ini rekaman video telah dipergunakan sebagai alat bantu untuk para komentator menganalisis kesalahan yang dilakukan wasit serta membantu ofisial untuk menganalisis kasus-kasus indisipliner seusai pertandingan. "Sudah jelas kalau terhadap rekaman virtual reality inilah, opini publik, debat dan penilaian terhadap wasit, pemain, pelatih dan offisial terletak..tak akan ada bedanya jika alat ini dipergunakan sepanjang pertandingan," tambah Carraro.Di Italia, penggunaan rekaman video dalam pertandingan sepakbola tengah menjadi topik diskusi yang hangat. Sebuah acara talkshow soal sepakbola bertajuk "The Monday Trial" bahkan dibuat untuk mengupas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan oleh para wasit selama tiga jam penuh. Komite eksekutif UEFA sendiri bakal mendiskusikan ide tersebut dalam sebuah pertemuan yang digelar di markas mereka di Jenewa pekan ini. Sementara FIFA, kabarnya sudah menyatakan menolak ide tersebut. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads