Lloris musim ini penampilannya naik-turun seiring performa Spurs yang juga demikian. Pergantian pelatih plus belum padunya para pemain baru membuat belanja besar The Lilywhites terasa hambar.
Menghadapi klub-klub empat besar pun gawang Lloris kerap kebobolan banyak gol, seperti dari Liverpool, Manchester City, dan Chelsea. Alhasil banyak yang mulai mempertanyakan apakah Lloris masih pantas dianggap sebagai pemimpin rekan-rekannya di timnas saat tampil di Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laurent Blanc yang kala itu menjabat pelatih timnas jadi orang pertama yang memberikan jabatan itu. Jumlah itu terbanyak di antara para pemain dengan caps yang sama atau lebih banyak darinya seperti Samir Nasri, Patrice Evra, dan Franck Ribery.
Kabar baik bagi Lloris adalah pelatih Didier Deschamps ternyata masih mempercayainya sebagai kapten 'Tim Ayam Jantan' di putaran final Piala Dunia nanti.
"Tak ada alasan untuk saya mengubahnya saat ini. Dia sudah jadi kapten sejak ditangani Laurent Blanc. Bersama saya, dia juga kaptennya. Hugo dijadikan kapten karena dia adalah panutan," ujar Deschamps seperti dilansir Soccernet.
"Dia mengemban jabatan itu dengan baik, bahkan jika dengan posisinya saat ini berarti persiapannya beda dari pemain lain. Hugo dikagumi dan dihormati oleh seluruh skuat. Dia berkarakter, dia tidak banyak bicara dan lebih banyak membuktikan dengan aksinya. Tapi ketika dia ingin berbicara sesuatu atau menyampaikan pesan, dia akan melakukannya," sambungnya.
(mrp/cas)











































