Pelatih 62 tahun asal Italia itu bergabung pada Mei 2012 dan langsung membawa Monaco promosi di musim pertamanya. Setelahnya, dengan dukungan dana besar Monaco memboyong sejumlah pemain top termasuk Radamel Falcao dan belakangan Dimitar Berbatov.
Akan tetapi hasilnya belum sesuai ekspektasi setelah Monaco masih gagal menumbangkan Paris St. Germain yang kembali jadi juara, plus hasil mengecewakan di Coupe de France.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bisa memastikan kepergian daripada Claudio Ranieri. Kami sudah mengambil keputusan untuk berpisah jalan. Saya ingin menyatakan bahwa Ranieri sudah melakukan pekerjaan yang sangat bagus," ucap direktur olahraga klub Vasim Vasilyev yang dilansir ESPN.
"Itu adalah sebuah keputusan yang sulit. Tidak pernah mudah ketika hasil-hasil yang didapat begitu bagus. Tapi kami percaya bahwa di tahap proyek seperti ini kami butuh membawa momentum baru. Saya menghormati Ranieri, pekerjaannya. Hanya saja, kekalahan di Coupe de France."
Spekulasi yang berhembus menyebut Diego Simeone (Atletico Madrid), legenda Prancis Zinedine Zidane serta pelatih Sporting Lisbon disebut-sebut jadi favorit untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Ranieri.
(rin/din)











































