Buttner telah membela Belanda di kelompok umur U-19 dan U-20, tapi belum sekali pun tampil untuk tim senior negaranya. Lantaran jarang main saat masih berseragam Manchester United, dia pun tak masuk skuat Belanda di Piala Dunia 2014.
Tak pernah dipanggil Van Gaal selama dua tahun bermain di MU, Buttner merasa diabaikan. Bek kiri berusia 25 tahun itu yakin bisa berkontribusi kalau mendapatkan kesempatan tampil di Piala Dunia. Apalagi, Van Gaal malah memasang Dirk Kuyt -- yang posisi aslinya adalah penyerang -- sebagai bek sayap selama Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kecewa karena Van Gaal tak memberi saya kesempatan. Kuyt? Saya tak ingin membicarakan pemain-pemain lainnya," tambahnya.
"Tapi, ketika saya melihat bagaimana posisi bek kiri diisi ketika melawan Argentina, saya tahu bahwa saya bisa bermain di sana," tutur Buttner.
Buttner kini telah pindah dari MU ke Dinamo Moskow. Bersama klub barunya, dia berharap bisa menembus timnas. Dia optimistis nasibnya akan berubah setelah Hiddink menggantikan Van Gaal usai perhelatan Piala Dunia.
"Saya sekarang ingin menembus tim Belanda dengan bermain untuk Dinamo. Pelatih Belanda berikutnya, Guus Hiddink, lebih mengenal sepakbola Rusia daripada siapa pun," katanya.
(mfi/roz)











































