Zaza Cemerlang, Balotelli pun Harus Kerja Lebih Keras

Zaza Cemerlang, Balotelli pun Harus Kerja Lebih Keras

- Sepakbola
Rabu, 10 Sep 2014 11:16 WIB
Zaza Cemerlang, Balotelli pun Harus Kerja Lebih Keras
Getty Images Sport/Trond Tandberg
Oslo - Simone Zaza menjawab kepercayaan pelatih tim nasional Italia Antonio Conte dengan penampilan mengesankan. Bukan tak mungkin Zaza menyegel satu tempat di lini depan Italia, menggusur Mario Balotelli.

Zaza mendapatkan kesempatan unjuk gigi di timnas Italia setelah Conte memanggilnya untuk menjalani dua laga di bulan ini. Masing-masing menghadapi Belanda dalam ajang persahabatan dan Norwegia di Kualifikasi Piala Eropa 2016.

Menariknya, pemain 23 tahun itu langsung dipercaya turun sebagai starter di dua partai tersebut. Di laga pertama kontra Belanda, Zaza memang tak mencetak gol. Namun berkat aksinya-lah, Italia mendapatkan penalti di menit ke-9 usai dilanggar Bruno Martins Indi yang kemudian dikartu merah. Daniele De Rossi sukses mengeksekusi penalti, Gli Azzurri pun menang 2-0 di mana satu gol lain dicetak Ciro Immobile.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di laga kontra Norwegia, Rabu (10/9/2014) dinihari WIB tadi, Zaza tampil lebih cemerlang. Dia mencetak gol pembuka pada menit ke-16, yang lantas digandakan oleh Leonardo Bonucci di menit ke-62. Italia kembali menang 2-0.

Dalam pertandingan tersebut, Zaza tercatat melakukan empat kali tembakan dengan dua mengarah ke gawang, melepaskan satu umpan kunci, dan satu dribel sukses. Whoscored mengganjarnya dengan nilai 8,14 atau yang tertinggi di antara pemain-pemain lainnya.

Penampilan impresif di dua pertandingan ini tentu jadi bekal bagus bagi Zaza dalam perebutan tempat di lini depan Italia. Bersama Ciro Immobile yang tengah menanjak selama semusim terakhir, dia berpeluang jadi andalan Conte ke depannya.

Zaza pun diprediksi bakal menggusur Mario Balotelli yang sebelumnya jadi langganan timnas. Balotelli sendiri sedang dalam tren menurun akhir-akhir ini. Dalam 14 laga terakhir baik di level klub maupun timnas, penyerang Liverpool ini cuma membuat dua gol. Selain catatan kurang apik ini, eks AC Milan tersebut juga dinilai terlalu malas dan kurang bergairah di lapangan.

Pembicaraan terkait Zaza-Balotelli tak luput dari pengamatan Bonucci. Sebagai sosok yang pernah dan tengah bekerja dengan kedua sosok tersebut, bek Juventus ini menilai bahwa baik Zaza dan Balotelli sejatinya sama-sama punya kemampuan. Yang kemudian membedakan hanyalah karakter masing-masing pemain. Bonucci lantas menyebut Balotelli perlu bekerja lebih keras jika ingin merebut kembali tempatnya di timnas.

"Di Italia kami sudah tahu Zaza dan dia mencetak sebuah gol bagus untuk Sassuolo saat melawan Juventus musim lalu. Dia matang untuk pemain seusianya dan siap untuk bekerja keras, sementara dia juga benar-benar diberkahi fisik oke," kata Bonucci kepada Rai Sport.

"Mario jelas telah melihat pertandingan-pertandingan tersebut. Jika dia melakukan apa yang pelatih minta, maka dia bisa jadi titik acuan bagi tim nasional ini," lanjutnya.

"Masalahnya adalah dia perlu mengerti bahwa untuk bermain di Nazionale, Anda harus bekerja bersama-sama, berlari bersama-sama, dan bergerak secara konstan. Kami tidak pernah punya masalah dengan Mario."

"Kami tahu bagaimana karakternya dan selama Piala Dunia kemarin saya mencoba berbicara dengannya. Tapi kita tahu karakter tersebut adalah titik lemahnya. Itu bisa membuatnya kuat sekaligus lemah di saat bersamaan," demikian bek 27 tahun ini, seperti dilansir Football Italia.

(raw/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads