Romario Marahi Pele
Sabtu, 15 Jan 2005 01:32 WIB
Jakarta - Romario ternyata belum gantung sepatu. Tapi gara-gara disuruh pensiun ia melontarkan kata-kata pedas kepada yang menyuruhnya itu. Siapa? Pele.Pele urun suara ketika terdengar kabar di akhir tahun lalu bahwa Romario akan mengakhiri karirnya. Pesepakbola legendaris itu mendukung dan menyarankan agar Pemain Terbaik Dunia 1994 itu memang menyudahi kiprahnya sebagai pemain.Namun Romario, yang akan pas berusia 39 tahun pada 29 Januari nanti, mengatakan dirinya masih yakin 90 persen ingin meneruskan karirnya bersama Vasco da Gama."Jika Pele diam, dia seperti seorang penyair. Tapi dia doyan bicara sampah. Di lapangan dua memang pemain terbesar dalam sejarah, dan dia raja kami. Tapi dia juga mesti menaruh sepatu di mulutnya," cetus Romario dikutip Reuters, Jumat (14/1/2005)."Dia mestinya mengurus kehidupannya sendiri. Aku tak pernah melibatkan diri dalam affair-affair-nya, dia juga seharusnya demikian."Romario juga menyindir Pele yang senang memprediksi tapi selalu salah. "Jika dia mengatakan sesuatu, yang terjadi biasanya hal sebaliknya," ujar eks penyerang yang pernah membela PSV Eindhoven dan Barcelona itu.Romario dikenal sebagai sosok yang tak ragu-ragu menyerang orang lain jika mengganggu pikirannya. Ia pernah berkonflik dengan Zico dan Mario Zagallo. Pada bulan Oktober lalu ia mendeklarasikan diri sebagai pemain terpenting sejak Piala Dunia 1970, sebuah komentar yang membuat Ronaldo marah.Sejak dipecat Fluminense tiga bulan lalu Romario tidak punya tim. Ia berharap klub lamanya, Vasco da Gama, mau menerimanya kembali. (a2s/)











































