Lippi mengatakan bahwa dirinya tidak akan menjadi pelatih Guangzhou Evergrande lagi pada musim depan. Pria asal Italia itu merasa sudah terlalu tua dan kondisi fisiknya tak bisa lagi mengimbangi pekerjaan berat seorang pelatih.
"Ini adalah pertandingan terakhir saya sebagai pelatih klub," ujar Lippi seusai laga melawan Shandong Luneng, Minggu (2/11/2014), yang dikutip Xinhua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam waktu dekat saya akan berusia 67 tahun, dan saya tidak ingin menjadi pelatih lagi. Saya akan menjadi direktur teknik," jelas Lippi, yang terikat kontrak dengan Guangzhou sampai 2017.
Lippi menjelaskan bahwa Guangzhou akan memiliki pelatih baru, yang namanya akan diumumkan pada pekan depan. Fabio Cannavaro diduga akan menjadi pengganti Lippi.
Lippi memulai kariernya sebagai pelatih saat melatih tim muda Sampdoria pada tahun 1982. Tapi, namanya baru benar-benar menjulang saat dia bekerja di Juventus (1994-1999 dan 2001-2004). Bersama Bianconeri, dia meraih lima scudetto, satu gelar Coppa Italia, satu trofi Liga Champions, empat trofi Piala Super Italia, satu gelar Piala Super Eropa, dan satu gelar Piala Interkontinental.
Lippi juga sukses saat dipercaya melatih tim nasional Italia. Dia mengantarkan Gli Azzurri jadi juara Piala Dunia 2006.
(mfi/din)











































