Laga antara Prancis vs Albania hari Sabtu lalu memberikan sedikit pelajaran untuk Paul Pogba. Gelandang milik Juventus itu dapat pelajaran bagaimana sebaiknya mengawal lawan.
Di atas kertas, Prancis relatif lebih diunggulkan atas Albania. Prancis kini berada di urutan ketujuh rangking FIFA, sementara Albania ada di urutan ke-48. Ada jarak 41 peringkat di antara keduanya.
Namun, pada laga di Stade de la Route de Lorient, Rennes, Sabtu (15/11/2014) dinihari WIB, kedua tim bermain sama kuat 1-1. Albania bahkan unggul lebih dulu pada menit ke-40.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pogba disorot akibat terciptanya gol itu. Bukan apa-apa, Pogba-lah yang mendapatkan tugas mengawal Mavraj. Namun, gelandang berusia 21 tahun itu tidak melompat sama sekali untuk menghalau sundulan ataupun menghentikan Mavraj.
Alhasil, Pogba pun dituding telah meremehkan lawan. Namun, dia langsung membantahnya.
"Itu pelajaran bagus buat saya, benar bahwa saya sedang bagus-bagusnya, tapi laga itu mengajarkan saya untuk tetap membumi," ujar Pogba seperti dilansir Soccerway.
"Saya tidak sombong, tapi Anda tidak pernah tahu," kata Pogba.
Les Bleus kemudian menyamakan kedudukan lewat gol Antoine Griezmann pada menit ke-73. Hasil imbang ini membuat Prancis belum terkalahkan dalam lima laga terakhir setelah Piala Dunia 2014. Mereka menorehkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
(roz/rin)










































