Brasil Butuh Lebih dari Satu Pemimpin di Lapangan

Brasil Butuh Lebih dari Satu Pemimpin di Lapangan

- Sepakbola
Rabu, 19 Nov 2014 08:35 WIB
Brasil Butuh Lebih dari Satu Pemimpin di Lapangan
AFP/CHRISTIAN BRUNA
Wina - Pelatih Brasil, Dunga, kembali membahas keputusannya menjadikan Neymar sebagai kapten baru timnya. Menurut Dunga, Brasil memang membutuhkan lebih dari satu pemimpin di atas lapangan.

Neymar awalnya dipercaya mengenakan ban kapten Brasil ketika Thiago Silva absen karena cedera. Tapi, setelah Silva pulih dan kembali masuk skuat, ban kapten tetap melingkar di lengan Neymar.

Masalah ini sempat dikeluhkan oleh Silva. Dia merasa kurang sreg karena dirinya tidak diberi tahu lebih dulu oleh Dunga maupun Neymar terkait pergantian kapten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat Brasil berujicoba dengan Austria di Ernst-Happel-Stadion, Wina, Rabu (19/11/2014) dinihari WIB, Silva memakai ban kapten pada menit-menit akhir setelah Neymar ditarik keluar.

"Hal yang paling penting adalah bukan siapa kaptennya, tapi siapa yang memimpin," ujar Dunga di Soccerway.

"Kemarin saya sudah bilang dan saya mengulang lagi di sini bahwa kami menginginkan beberapa pemimpin. Kami tidak bisa cuma punya satu pemimpin di dalam tim," katanya.

Berkat kemenangan 2-1 atas Austria, berarti Brasil selalu menang dalam enam pertandingan persahabatan setelah Piala Dunia 2014 dan baru kebobolan satu gol. Hasil-hasil positif tersebut membuat Dunga bisa tersenyum.

"Hasil-hasil itu menunjukkan pekerjaan yang telah kami lakukan sejauh ini. Semua tim yang kami kalahkan; Kolombia, Ekuador, Argentina; cuma kalah dari Brasil," katanya.

"Hal paling pentingnya adalah para pemain memahami cara kerja kami," ujar mantan kapten timnas Brasil ini.

(mfi/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads