"Waspadai VIP, Bukan Hooligans"

Keamanan Piala Dunia 2006

"Waspadai VIP, Bukan Hooligans"

- Sepakbola
Kamis, 20 Jan 2005 16:30 WIB
Jakarta - Mau tahu siapa yang harus diwaspadai di perhelatan Piala Dunia 2006? Bukan hooligans melainkan orang berlabel Very Important Person (VIP). Setidaknya demikian pengakuan manajer Stadion Luz, salah satu stadion tempat diselenggarakannya Euro 2004 Portugal, Jitesse Arquissandas. "Orang-orang paling menyebalkan di stadion adalah para VIP," kata Arquissandas dalam acara bertajuk forum teknologi dan keamanan Piala Dunia 2006 di Stadion Hamburg, seperti dikutip Reuters, Kamis (20/1/200). "Anda mengirimkan undangan kepada presiden. Tiba-tiba di hari pertandingan, presiden membawa anaknya. Sang anak sudah tentu tak bisa distop masuk stadion." "Kami juga kesulitan dengan istri-istri pemain. Mereka selalu kepingin memarkir kendaraannya di lokasi-lokasi yang dekat dengan stadion dan mendapatkan perlakuan spesial seperti halnya para suami mereka." Kedatangan "penyeludup" berkedok penonton VIP itu akan menyulitkan panitia karena dengan demikian jatah kursi buat penonton harus berkurang. Arquissandas mengatakan satu-satunya cara untuk menekan kekacauan tersebut adalah dengan menerapkan pemeriksaan karcis dengan ketat. "Anda harus memastikan kalau yang dapat memasuki stadion adalah mereka yang memiliki tiket atau kartu pass. Tak peduli dia presiden klub atau presiden republik ini sekalipun," tegasnya. Uniknya, jika Arquissandas berpendapat VIP patut diwaspadai, dia justru berpendapat sebaliknya soal hooligans. "Hooligans bukan masalah besar. Apalagi mereka yang telah teridentifikasi sudah mendapat larangan untuk bepergian. Anda mungkin masih akan menemukan satu, dua, atau 10 hooligans. Namun mereka tak ada apa-apanya diantara 65.000 penonton," tukas Arquissandas. Memang, meski tak bebas dari hooliganisme, Portugal, sebagai penyelenggara Euro 2004, dipuji karena mampu menggelar even sepakbola yang aman dari gangguan keamanan. Mungkinkah terjadi di Piala Dunia 2006? (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads