Herrera baru melatih Meksiko pada Oktober 2013 dan diserahi tugas berat untuk meloloskan negaranya ke Piala Dunia 2014. Akhirnya El Tri berhasil melaju ke putaran final usai memenangi laga playoff kontra Selandia Baru.
Performa Meksiko di Piala Dunia pun terbilang apik meski akhirnya harus tersingkir di babak 16 besar, usai kalah dari Belanda. Herrera pun jadi buah bibir di Brasil sana karena selebrasinya di pinggir lapangan saat Meksiko mencetak gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selalu merasa tenang, karena pembicaraan soal kontrak baru sudah lama terjadi dan kami sudah punya kesepatakan secara lisan sebelumnya. Tinggal sekarang hitam di atas putih. Tapi saya hanya akan bertahan jika mampu berprestasi," ujar Herrera seperti dikutip Soccernet.
Herrera sendiri punya dua tugas berat di tahun 2015 yakni Copa America dan Piala Emas. Khusus Piala Emas, Meksiko ditargetkan juara setelah terakhir kali berjaya tahun 2011. Lolos ke Piala Dunia di Rusia tentu jadi target utama Herrera.
"Saya ingin memenangi Piala Emas, dan saya selalu bilang ingin menjuarai Copa America dan tentunya misi utama kami, lolos ke Piala Dunia," tutup pelatih 46 tahun itu.
(mrp/din)











































