Selama kariernya sebagai pemain, Zlatan Ibrahimovic jarang sekali diganggu cedera. Tapi kini Ibra tengah mengalami masa-masa tak mengenakkan dengan yang namanya cedera.
Seperti dikutip dari Transfermarkt, Ibra bahkan tidak pernah mengalami cedera saat memperkuat Ajax Amsterdam dan Juventus. Cedera tergolong berat baru didapatnya saat berseragam Inter Milan.
Itu terjadi di musim 2007/2008 di mana dua kali lututnya bermasalah dan total absennya "cuma" 46 hari atau sekitar 10 laga. Sempat juga dia mengalami cedera retak tangan musim 2009/2010, tapi itu terjadi saat pramusim dan hanya butuh waktu pemulihan 13 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski umurnya sudah menginjak 33 tahun, Ibra masih cekatan dan tak jarang melakukan duel dengan lawannya. Tapi sayang saat berseragam Paris St-Germain, cedera mulai mengakrabi pemain asal Swedia itu.
Terhitung sejak gabung di musim 2012/2013, Ibra sudah melewatkan 17 pertandingan karena masalah pada lututnya. Prosentase absen terbanyak Ibra adalah musim ini ketika dia harus absen sejak September hingga November, sekitar 46 hari atau 9 laga.
Bahkan saat ini Ibra bermain dengan kondisi yang tidak fit karena cedera tumit yang menganggunya. Ini pula yang membuat ketajaman Ibra menurun di mana baru 9 gol dibuatnya dari 11 penampilan di seluruh kompetisi.
"Dia masih merasakan sakit di tumitnya. Rasa sakitnya bisa berubah secara cepat," ujar dokter klub PSG, Eric Rolland, kepada RMC seperti dikutip Soccerway.
"Saat ini cederanya belum memburuk, tapi akan terus ada hingga akhir musim ini. Zlatan tidak akan bermain di setiap pertandingan," sambungnya.
"Dia ingin mengecek kondisi fisiknya untuk laga kontra Barcelona," demikian Rolland.
Ibra dipastikan absen saat PSG menjamu Nantes akhir pekan ini demi menjaga kondisinya agar fit untuk laga kontra Barcelona di Liga Champions.
Tanpa kehadiran Ibra, performa PSG angin-anginan. Di Ligue 1 PSG ada di posisi kedua dengan 34 poin, selisih satu angka dari Marseille di puncak.
(mrp/din)











































