Lewat Houllier, New York Red Bulls Coba Pinang Gerrard

Lewat Houllier, New York Red Bulls Coba Pinang Gerrard

- Sepakbola
Minggu, 14 Des 2014 18:18 WIB
Lewat Houllier, New York Red Bulls Coba Pinang Gerrard
AFP/PAUL ELLIS
New York -

Gerard Houlier adalah salah satu sosok penting dalam karier Steven Gerrard. Maka dari itu tempat Houllier bekerja sekarang, New York Red Bulls, coba mengajak Gerrard hijrah ke MLS lewat koneksi pria asal Prancis itu.

Houllier lah yang memberi debut untuk Gerrard dalam seragam Liverpool ketika masih berumur 19 tahun. Tiga tahun kemudian ban kapten pun diserahkan Houllier kepada Gerrard.

Hingga Gerrard menjadi pesepakbola top seperti saat ini, Houllier bisa dibilang berjasa besar. Kini ketika Gerrard akan memasuki ujung kariernya bersama 'Si Merah', Houllier boleh jadi akan mulai masuk lagi ke kehidupan pemain 34 tahun itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui kontrak Gerrard akan berakhir musim panas tahun depan, dan sampai saat ini belum ada pembicaraan mengenai kontrak baru, meski manajer Brendan Rodgers berkali-kali menegaskan dirinya masih membutuhkan Gerrard.

Gerrarrd sendiri berada di sebuah persimpangan, antara menerima kontrak baru namun perannya di tim inti mulai dikurangi, atau mencoba tantangan baru di klub lain. Plus ada satu kemungkinan Gerrard bakal langsung pensiun di akhir musim ini.

Namun, dengan nama besar Gerrard tentu sangat disayangkan jika dia memutuskan gantung sepatu di umur yang sebenarnya masih bisa bersaing di level kompetitif.

Maka dari itu New York Red Bulls coba menawarkan kesempatan untuk Gerrard mencicipi Liga Amerika Serikat, seperti kebanyakan pemain veteran Eropa lainnya seperti Thierry Henry, Robbie Keane, Fredrik Ljunberg, Frank Lampard, David Villa, atau Kaka.

Kebetulan New York Red Bulls tengah mencari bintang gaek baru usai ditinggal Henry, yang habis masa kontraknya kemarin. Maka itu Gerrard dengan profilnya sebagai bintang Premier League tentu cocok untuk direkrut.

Kini masalahnya tinggal apakah Houllier, yang menjabat sebagai Direktur Olahraga New York Red Bulls, mampu merayu eks anak didiknya itu untuk bergabung bersamanya, dan menikmati sisa-sisa kariernya di 'Negeri Paman Sam'. Kita tunggu saja.

Demikian dilansir dari Telegraph.

(mrp/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads