Kondisi permukaan lapangan Stade Prince Moulay Abdellah di Rabat memang telah menuai sorotan, khususnya saat guyuran hujan mewarnai laga di sana akhir pekan lalu saat Auckland City FC menang 1-0 atas ES Setif dan Cruz Azul mengalahkan Western Sydney Wanderers 3-1.
Usai laga tersebut Pelatih Cruz Azul Luis Fernando Tena mengeluhkan kondisi lapangan. Tak yakin kondisi bisa dibenahi untuk laga berikutnya, ia pun menyarankan FIFA untuk memindahkan lokasi pertandingan. Saran tersebut rupanya benar-benar diterima FIFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan tersebut akan kickoff pada hari Selasa tanggal 16 Desember pukul 19.30 waktu lokal," lanjut pernyataan tersebut.
Lokasi pertandingan di Marrakesh sendiri disebutkan berjarak sekitar 324 km dari lokasi pertandingan awal. Stadion di Marrakesh juga dijadwalkan menggelar laga semifinal lain antara San Lorenzo lawan Auckland City pada tanggal 17 Desember, sekaligus laga final pada tanggal 20 Desember.
(krs/cas)











































