7 Gol dan Momen-momen Terbaik King Henry

7 Gol dan Momen-momen Terbaik King Henry

- Sepakbola
Selasa, 16 Des 2014 18:32 WIB
7 Gol dan Momen-momen Terbaik King Henry
Getty Images
Jakarta -

Tepat 20 tahun setelah memulai karier sepakbola profesionalnya, Thierry Henry memutuskan pensiun. Berikut gol-gol dan momen terbaik pemain yang dapat julukan 'King' Henry tersebut.

Henry adalah salah satu striker terbaik yang pernah dipunya Prancis dan Arsenal. Delapan musim memperkuat The Gunners, empat periode di antaranya dia tuntaskan dengan menjadi topskorer Liga Inggris. Total ada tujuh titel dia persembahkan, termasuk Premier League 2003/2004 yang didapat tanpa terkalahkan.

Pesepakbola kelahiran Les Ulis, Essonne (wilayah pinggiran Paris), itu punya kemampuan komplet: sprint cepat membelah pertahanan lawan, penyelesaian dingin dengan trademark gol yang diarahkan ke sudut gawang, tembakan melengkung, tendangan bebas nan maut, serta pemberi umpan akurat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut gol-gol dan momen terbaik Henry sepanjang karirnya, sebagaimana dikutip dari ESPNFC:

Gol Pertama yang Menunggu Delapan Pertandingan

Getty Images
Diboyong dari Juventus dengan banderol 10,5 juta poundsterling, Henry menjalani periode awal yang sulit di Arsenal. Arsene Wenger sempat dikecam salah melakukan pembelian karena banderol mahal Henry ternyata tidak sepadan dengan ketajamannya di depan gawang. Henry absen bikin gol pada delapan pertandingan pertamanya di Premier League.

Dia baru memecah kebuntuan saat berhadapan dengan Southampton di pekan sembilan. Satu golnya yang dia cetak saat itu memberi The Gunners kemenangan tipis 1-0. Gol itu dicetak Henry dengan indah, dia mengecoh lawan dan melepaskan tendangan jarak jauh dari jarak sekitar 22 meter.

Di pertandingan berikutnya menghadapi AIK Solna (Swedia), Henry kembali bikin gol. Namun setelah itu dia kembali mandul dan gagal menjebol gawang lawan untuk tujuh laga beruntun.

Namun di akhir musim cuma pujian yang mengarah padanya. Tahun debutnya di Highbury berakhir dengan 26 gol dari 47 pertandingan di semua kompetisi. Raja baru telah lahir.


Tendangan Bebas ke Gawang Wigan Athletic (2005)

Getty Images
Bicara soal akurasi tendangan bebas, salah satu gol terbaik yang dibuat Henry melalui proses tersebut adalah saat Arsenal berhadapan dengan Wigan di tahun 2005.

Menyusul pelanggaran yang dibuat pemain Wigan, Henry pada awalnya ingin mengambil dengan cepat tendangan bebas. Namun niatnya itu dihalangi wasit Graham Poll, yang mempersilakan pemain Wigan melakukan persiapan membangun pertahanan. Henry terlihat tidak puas dengan hal tersebut.

Saat semuanya sudah siap dan peluit akhirnya dibunyikan wasit, Henry tetap mengambil tendangan bebas itu. Dia mengambil langkah mundur dan menyepak bola ke arah gawang. Si kulit bundar yang ditembak jauh dari luar kotak penalti melayang melewati pagar hidup pemain lawan dan kemudian melesak ke sudut bawah gawang dengan lebih dulu menyentuh tiang.

Dalam perayaan golnya, Henry disebut sempat mengajukan pertanyaan pada wasit: 'Apakah itu cukup?'

Arogan? Label tersebut bukan hal yang positif untuk ditempelkan pada individu. Tapi di atas arena olahraga sikap arogan adalah bumbu yang menambah daya tarik. Henry punya itu, sebagaimana Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, Eric Cantona atau Usain Bolt sekalipun.

Umpan Backheel, New York Red Bulls vs DC United (2014)

Getty Images
Di New York Red Bulls, Henry diberi peran yang tidak biasa. Meski alaminya adalah seorang striker, dia dapat keleluasaan untuk menjelajah seluruh lapangan. Dia seperti tak punya peran jelas, kecuali tentu saja membantu membangun serangan.

Maka suporter New York Red Bulls pun kerap dapat suguhan atraksi unik dari orang Prancis itu. Umpan panjang, tendangan jarak jauh, flick, trik, tembakan ajaib dan backheel. Silakan sebut, dan Henry punya daftar gerakan yang sudah dia lakukan di MLS.

Salah satu momen paling terkini adalah saat New York Red Bulls berhadapan dengan DC United di laga playoff MLS. Henry yang dapat bola saat masuk ke kotak penalti menanggalkan arogansinya. Tanpa melihat dia melepas umpan backheel.

Bola sebenarnya mengarah ke Peguy Luyindula yang tepat berada di belakang Henry. Tapi Luyindula ternyata melalukan gerak tipuan dan membiarkan bola melewatinya. Dari belakang datang Shaun Wright Phillips yang tanpa kawalan dengan leluasa menceploskan bola ke gawang.

"Buat saya, yang paling indah adalah membuat umpan saat Anda berada dalam posisi untuk mencetak gol itu sendiri. Anda tahu Anda cukup bagus untuk bisa mencetak gol tersebut, tapi Anda melepaskan umpan. Berbagi," sahut Henry dalam wawancara dengan Blizzard beberapa waktu lalu.

Voli Sempurna ke Gawang MU (2001)

Getty Images
Ada yang menganggap ini merupakan gol terbaik yang dibuat Henry sepanjang kariernya. Pernyataan itu sah-sah saja karena dia melakukannya dengan sangat oke, lewat tendangan voli yang sempurna yang menjebol gawang musuh bebuyutan, Manchester United.

Henry menerima bola beberapa meter di luar kotak penalti sambil membelakangi gawang. Posisinya ketika itu tidak bebas karena dia ditempel ketat Denis Irwin.

Alih-alih melepaskan umpan pada rekannya yang puya posisi lebih bebas, Henry memilih mengangkat bola. Dalam sepersekian detik gol indah itu terjadi. Ketika bola melayang beberapa cm di atas rumput Henry melepaskan tendangan kaki kanan sambil membalikkan badan, membuat bola melayang dan kemudian menukik masuk ke gawang Fabian Barthez. Kiper asal Prancis itu hanya bisa melihat bola merobek gawangnya.

"Saat Anda sudah beberapa waktu tidak mencetak gol, kadang Anda harus mencoba sesuatu yang sedikit gila," sahut Wenger usai pertandingan merujuk pada fakta bahwa Henry belum bikin gol selama sebulan sebelum laga itu.

"Anda tidak bisa berbuat apa-apa dengan gol seperti itu. Saya tidak bisa mempercayainya," cetus Sir Alex Ferguson melontarkan pujian.

Dua Gol di El Clasico (2009)

Getty Images
Meski sama-sama meraih tujuh trofi di Barcelona, sinar Henry tidak lagi semengilap saat dia masih berseragam Arsenal. Itu bisa dimaklumi lantara di Camp Nou dia harus bersaing dengan Lionel Messi, Samuel Eto'o dan sederet bintang besar Barca lainnya.

Salah satu laga terbaik Henry dalam seragam Barca adalah ketika main di Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid. Tim tamu meraih kemenangan gemilang dengan skor 6-2 ketika itu, di mana dua gol di antaranya disumbang Henry.

Dua gol Henry menjadi penting lantaran ketika itu Madrid tengah dalam performa yang sangat impresif: menang 17 kali dalam 18 laga. Kemenangan atas Barca akan membuat Madrid merapatkan jarak, dan dengan liga tinggal menyisakan empat pertandingan lagi setelah El Clasico maka persaingan bisa makin panas.

Gonzalo Higuain membuat Madrid unggul lebih dulu dalam laga tersebut, untuk kemudian disamakan Henry. Setelah itu Barcelona mengungguli lawannya itu dengan 3-1, sebelum Sergio Ramos bikin gol dan mengubah kedudukan jadi 3-2.

Harapan Madrid untuk menyamakan kedudukan kembali dapat pukulan karena Henry bikin gol kedua yang mengubah skor jadi 4-2.

Kemenangan itu membuat Barcelona unggul tujuh angka atas Madrid. Hasil yang memukul El Real dan membuat mereka menelan kekalahan di empat laga sisa musim.

Hat-trick untuk Invincible Arsenal (2004)

Getty Images
Sukses Arsenal menjuarai Premier League tanpa terkalahkan di 2003/2004 belum ada yang bisa menyamai hingga kini. Capaian fenomenal tersebut nyaris gagal tercatat andai Henry tidak mencetak hat-trick ke gawang Liverpool.

Menjamu The Reds di pekan 31, Arsenal dua kali tertinggal lebih dulu. Setelah gol cepat Sami Hyypia berhasil disamakan Henry, tim tamu kembali unggul lewat aksi Michael Owen.

Tertinggal 1-2, Arsenal kembali menyamakan kedudukan. Kali ini Robert Pires yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah skor sama kuat 2-2, Henry menambahkan dua gol lagi ke gawang Jerzy Dudek. Skor akhir: Arsenal 4-2 Liverpool.

Gol kedua Henry di laga tersebut menjadi yang paling banyak diperbincangkan. Dengan liat dia meliuk-liuk melewati beberapa pemain bertahan Liverpool, menerobos masuk kotak penalti dan melepaskan tendangan terarah ke tiang jauh.

Tanpa hat-trick Henry di laga itu Arsenal diyakini tetap akan bisa menjuarai Premier League, namun tanpa catatan 'tidak terkalahkan'.

Handball di Playoff Piala Dunia (2009)

Getty Images
Thierry Henry punya banyak haters di Premier League. Daftar tersebut bertambah panjang setelah aksi kotornya dalam laga menghadapi Republik Irlandia di leg kedua playoff Piala Dunia 2010. Henry bukan hanya dibenci, dia jadi musuh seluruh Irlandia ketika itu.

Handball Henry dianggap salah satu aksi curang paling besar yang lolos dari pengelihatan wasit. Henry ketika itu dengan sengaja mendorong bola dengan tangannya untuk memberikan umpan pada William Gallas yang mencetak gol penentu kemenangan Prancis.

Prancis meraih kemenangan 1-0 di kandang berkat gol Nicolas Anelka. Saat menjalani leg kedua di Dublin, Republik Irlandia gantian unggul 1-0 lewat aksi Robbie Keane. Agregat 1-1 membuat laga dilanjutkan ke periode perpanjangan.

Di babak pertama extra time, Henry dengan sengaja menyentuh bola menggunakan tangannya di tepi gawang Republik Irlandia. Bola tersebut malah dia dorong dalam upaya menjaga tidak keluar dari lapangan. Henry lantas mengumpan pada Gallas yang kemudian membelokkannya ke gawang menggunakan kepala. Les Bleus 2-1 dan lolos ke Piala Dunia 2010.

"Saya akan jujur, itu handball. Tapi saya bukan wasit. Saya memainkannya, wasit mengizinkannya. Pertanyaan itu harusnya Anda tanyakan padanya," sahut Henry usai pertandingan.

Halaman 2 dari 8
Diboyong dari Juventus dengan banderol 10,5 juta poundsterling, Henry menjalani periode awal yang sulit di Arsenal. Arsene Wenger sempat dikecam salah melakukan pembelian karena banderol mahal Henry ternyata tidak sepadan dengan ketajamannya di depan gawang. Henry absen bikin gol pada delapan pertandingan pertamanya di Premier League.

Dia baru memecah kebuntuan saat berhadapan dengan Southampton di pekan sembilan. Satu golnya yang dia cetak saat itu memberi The Gunners kemenangan tipis 1-0. Gol itu dicetak Henry dengan indah, dia mengecoh lawan dan melepaskan tendangan jarak jauh dari jarak sekitar 22 meter.

Di pertandingan berikutnya menghadapi AIK Solna (Swedia), Henry kembali bikin gol. Namun setelah itu dia kembali mandul dan gagal menjebol gawang lawan untuk tujuh laga beruntun.

Namun di akhir musim cuma pujian yang mengarah padanya. Tahun debutnya di Highbury berakhir dengan 26 gol dari 47 pertandingan di semua kompetisi. Raja baru telah lahir.


Bicara soal akurasi tendangan bebas, salah satu gol terbaik yang dibuat Henry melalui proses tersebut adalah saat Arsenal berhadapan dengan Wigan di tahun 2005.

Menyusul pelanggaran yang dibuat pemain Wigan, Henry pada awalnya ingin mengambil dengan cepat tendangan bebas. Namun niatnya itu dihalangi wasit Graham Poll, yang mempersilakan pemain Wigan melakukan persiapan membangun pertahanan. Henry terlihat tidak puas dengan hal tersebut.

Saat semuanya sudah siap dan peluit akhirnya dibunyikan wasit, Henry tetap mengambil tendangan bebas itu. Dia mengambil langkah mundur dan menyepak bola ke arah gawang. Si kulit bundar yang ditembak jauh dari luar kotak penalti melayang melewati pagar hidup pemain lawan dan kemudian melesak ke sudut bawah gawang dengan lebih dulu menyentuh tiang.

Dalam perayaan golnya, Henry disebut sempat mengajukan pertanyaan pada wasit: 'Apakah itu cukup?'

Arogan? Label tersebut bukan hal yang positif untuk ditempelkan pada individu. Tapi di atas arena olahraga sikap arogan adalah bumbu yang menambah daya tarik. Henry punya itu, sebagaimana Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, Eric Cantona atau Usain Bolt sekalipun.

Di New York Red Bulls, Henry diberi peran yang tidak biasa. Meski alaminya adalah seorang striker, dia dapat keleluasaan untuk menjelajah seluruh lapangan. Dia seperti tak punya peran jelas, kecuali tentu saja membantu membangun serangan.

Maka suporter New York Red Bulls pun kerap dapat suguhan atraksi unik dari orang Prancis itu. Umpan panjang, tendangan jarak jauh, flick, trik, tembakan ajaib dan backheel. Silakan sebut, dan Henry punya daftar gerakan yang sudah dia lakukan di MLS.

Salah satu momen paling terkini adalah saat New York Red Bulls berhadapan dengan DC United di laga playoff MLS. Henry yang dapat bola saat masuk ke kotak penalti menanggalkan arogansinya. Tanpa melihat dia melepas umpan backheel.

Bola sebenarnya mengarah ke Peguy Luyindula yang tepat berada di belakang Henry. Tapi Luyindula ternyata melalukan gerak tipuan dan membiarkan bola melewatinya. Dari belakang datang Shaun Wright Phillips yang tanpa kawalan dengan leluasa menceploskan bola ke gawang.

"Buat saya, yang paling indah adalah membuat umpan saat Anda berada dalam posisi untuk mencetak gol itu sendiri. Anda tahu Anda cukup bagus untuk bisa mencetak gol tersebut, tapi Anda melepaskan umpan. Berbagi," sahut Henry dalam wawancara dengan Blizzard beberapa waktu lalu.

Ada yang menganggap ini merupakan gol terbaik yang dibuat Henry sepanjang kariernya. Pernyataan itu sah-sah saja karena dia melakukannya dengan sangat oke, lewat tendangan voli yang sempurna yang menjebol gawang musuh bebuyutan, Manchester United.

Henry menerima bola beberapa meter di luar kotak penalti sambil membelakangi gawang. Posisinya ketika itu tidak bebas karena dia ditempel ketat Denis Irwin.

Alih-alih melepaskan umpan pada rekannya yang puya posisi lebih bebas, Henry memilih mengangkat bola. Dalam sepersekian detik gol indah itu terjadi. Ketika bola melayang beberapa cm di atas rumput Henry melepaskan tendangan kaki kanan sambil membalikkan badan, membuat bola melayang dan kemudian menukik masuk ke gawang Fabian Barthez. Kiper asal Prancis itu hanya bisa melihat bola merobek gawangnya.

"Saat Anda sudah beberapa waktu tidak mencetak gol, kadang Anda harus mencoba sesuatu yang sedikit gila," sahut Wenger usai pertandingan merujuk pada fakta bahwa Henry belum bikin gol selama sebulan sebelum laga itu.

"Anda tidak bisa berbuat apa-apa dengan gol seperti itu. Saya tidak bisa mempercayainya," cetus Sir Alex Ferguson melontarkan pujian.

Meski sama-sama meraih tujuh trofi di Barcelona, sinar Henry tidak lagi semengilap saat dia masih berseragam Arsenal. Itu bisa dimaklumi lantara di Camp Nou dia harus bersaing dengan Lionel Messi, Samuel Eto'o dan sederet bintang besar Barca lainnya.

Salah satu laga terbaik Henry dalam seragam Barca adalah ketika main di Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid. Tim tamu meraih kemenangan gemilang dengan skor 6-2 ketika itu, di mana dua gol di antaranya disumbang Henry.

Dua gol Henry menjadi penting lantaran ketika itu Madrid tengah dalam performa yang sangat impresif: menang 17 kali dalam 18 laga. Kemenangan atas Barca akan membuat Madrid merapatkan jarak, dan dengan liga tinggal menyisakan empat pertandingan lagi setelah El Clasico maka persaingan bisa makin panas.

Gonzalo Higuain membuat Madrid unggul lebih dulu dalam laga tersebut, untuk kemudian disamakan Henry. Setelah itu Barcelona mengungguli lawannya itu dengan 3-1, sebelum Sergio Ramos bikin gol dan mengubah kedudukan jadi 3-2.

Harapan Madrid untuk menyamakan kedudukan kembali dapat pukulan karena Henry bikin gol kedua yang mengubah skor jadi 4-2.

Kemenangan itu membuat Barcelona unggul tujuh angka atas Madrid. Hasil yang memukul El Real dan membuat mereka menelan kekalahan di empat laga sisa musim.

Sukses Arsenal menjuarai Premier League tanpa terkalahkan di 2003/2004 belum ada yang bisa menyamai hingga kini. Capaian fenomenal tersebut nyaris gagal tercatat andai Henry tidak mencetak hat-trick ke gawang Liverpool.

Menjamu The Reds di pekan 31, Arsenal dua kali tertinggal lebih dulu. Setelah gol cepat Sami Hyypia berhasil disamakan Henry, tim tamu kembali unggul lewat aksi Michael Owen.

Tertinggal 1-2, Arsenal kembali menyamakan kedudukan. Kali ini Robert Pires yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah skor sama kuat 2-2, Henry menambahkan dua gol lagi ke gawang Jerzy Dudek. Skor akhir: Arsenal 4-2 Liverpool.

Gol kedua Henry di laga tersebut menjadi yang paling banyak diperbincangkan. Dengan liat dia meliuk-liuk melewati beberapa pemain bertahan Liverpool, menerobos masuk kotak penalti dan melepaskan tendangan terarah ke tiang jauh.

Tanpa hat-trick Henry di laga itu Arsenal diyakini tetap akan bisa menjuarai Premier League, namun tanpa catatan 'tidak terkalahkan'.

Thierry Henry punya banyak haters di Premier League. Daftar tersebut bertambah panjang setelah aksi kotornya dalam laga menghadapi Republik Irlandia di leg kedua playoff Piala Dunia 2010. Henry bukan hanya dibenci, dia jadi musuh seluruh Irlandia ketika itu.

Handball Henry dianggap salah satu aksi curang paling besar yang lolos dari pengelihatan wasit. Henry ketika itu dengan sengaja mendorong bola dengan tangannya untuk memberikan umpan pada William Gallas yang mencetak gol penentu kemenangan Prancis.

Prancis meraih kemenangan 1-0 di kandang berkat gol Nicolas Anelka. Saat menjalani leg kedua di Dublin, Republik Irlandia gantian unggul 1-0 lewat aksi Robbie Keane. Agregat 1-1 membuat laga dilanjutkan ke periode perpanjangan.

Di babak pertama extra time, Henry dengan sengaja menyentuh bola menggunakan tangannya di tepi gawang Republik Irlandia. Bola tersebut malah dia dorong dalam upaya menjaga tidak keluar dari lapangan. Henry lantas mengumpan pada Gallas yang kemudian membelokkannya ke gawang menggunakan kepala. Les Bleus 2-1 dan lolos ke Piala Dunia 2010.

"Saya akan jujur, itu handball. Tapi saya bukan wasit. Saya memainkannya, wasit mengizinkannya. Pertanyaan itu harusnya Anda tanyakan padanya," sahut Henry usai pertandingan.

(din/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads