Satu Februari, Tiket Piala Dunia 2006 Dijual

Satu Februari, Tiket Piala Dunia 2006 Dijual

- Sepakbola
Senin, 24 Jan 2005 23:56 WIB
Jakarta - Berminat menyaksikan Piala Dunia 2006 di Jerman? Jika jawabannya "ya", maka bersiaplah berburu tiket secara online di situs resmi FIFA mulai 1 Februari 2005. Sebanyak 1.1 juta lembar tiket PD 2006 akan dilepas secara online melalui situs www.FIFAworldcup.com. Namun sedikit berbeda dengan kebanyakan even sepakbola akbar beberapa tahun terakhir, penjualan tiket PD 2006 akan dilakukan dengan sistem lotere (undian). Dalam sistem ini, setiap peminat awalnya harus mendaftar secara online mulai 1 Februari-31 Maret. Para pendaftar kemudian akan diundi guna 'memperebutkan' 812.000 lembar tiket yang tersedia di periode pertama ini pada 14 April 2005. Tiket yang tersisa pada periode tersebut akan diperjualbelikan kembali mulai 1 Mei hingga 15 November 2005. Namun, kali ini diberlakukan sistem first come, first served. Sistem lotere baru akan diberlakukan kembali pada periode kedua yang digelar 1 Desember 2005 - 15 Januari 2006. Sementara sisanya akan dilepas pada 1 Februari - 15 April 2006, dengan sistem 'siapa cepat, dia dapat'. Penjualan periode terakhir akan dimulai bulan Mei hingga penyelenggaraan, yaitu bulan Juli 2006. Istimewanya, panitia juga berencana memberlakukan sistem refund bagi pengguna tiket terusan. Panitia PD 2006 Jerman sendiri mengalokasikan tiket sebanyak 2.93 juta lembar. Namun demikian memang hanya sepertiga saja (sekitar 1.1 juta) yang bakal dilepas ke kalangan fans biasa. Pasalnya sebanyak 440.000 tiket telah diperuntukkan bagi sponsor, VIP dan media peliput. Sementara negara-negara peserta memperoleh jatah delapan persen tiket untuk setiap pertandingan yang mereka lakoni. Sistem lotere diperkirakan panitia akan menjadi pro dan kontra PD 2006 Jerman. Namun demikian panitia mengungkapkan kalau sistem ini merupakan penyempurnaan dari sistem sebelumnya. "Piala Dunia adalah even bagi dunia. Oleh karenanya kami ingin penjualan tiket dilakukan secara bersamaan," kata sekjen FIFA Dr Urs Linsi seperti dikutip AFP, Senin (24/1/2005)."Kami menghimbau agar para pembeli mempergunakan situs yang resmi. Siapapun yang memilih untuk bertransaksi melalui situs tak resmi berpeluang untuk menghabiskan uangnya dengan sia-sia," timpal wakil presiden organising committe PD 2006 Jerman, Horst R. Schmidt. Bagaimana dengan harga? Yang jelas bervariasi karena panitia akan menjual tiket dengan empat tipe harga. Yang termurah 35 euro (sekitar Rp 418 ribu), sementara yang termahal dijual dengan harga 600 euro (sekitar Rp 7 juta). Berminat? (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads