Kiper Bayern Munich dan timnas Jerman, Manuel Neuer, agaknya tidak terlalu kecewa setelah gagal memenangi Ballon d'Or 2014. Neuer sadar sulit bagi kiper untuk menyisihkan para striker.
Dalam gala Ballon d'Or yang digelar di Zurich kemarin, Neuer cuma finis ketiga meskipun sepanjang 2014 sukses meraih trofi bersama Bayern dan Jerman. Kiper 28 tahun ini finis ketiga di belakang Lionel Messi dan sang pemenang Cristiano Ronaldo dalam perolehan suara.
Selama ini, peraih Ballon d'Or memang didominasi oleh para striker. Dalam sejarah, baru Lev Yashin yang bisa mengantongi trofi prestisius itu pada 1963.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika sebuah pertandingan sepakbola dimulai, hal pertama yang setiap orang tanya adalah siapa yang mencetak gol dan bukan bertanya bagaimana performa kiper. Aku merasa itu tidak akan berubah."
Meski gagal menyabet Ballon d'Or, Neuer berhasil masuk lagi dalam skuat terbaik dunia untuk kedua kalinya beruntun. Jerman pun mendominasi ajang penghargaan itu setelah beberapa wakilnya memenangi kategori lain, termasuk Joachim Loew yang terpilih sebagai pelatih terbaik.
"Lagi pula aku mendapatkan sebuah penghargaan -- aku terpilih sebagai kiper di tim terbaik," lanjut Neuer. "Berada di tiga besar bukan cuma untukku saja, tapi untuk semua kiper. Aku bangga akan hal ini. Nominasinya juga untuk para kiper yang sudah tampil bagus di tahun-tahun sebelumnya."
"Itu adalah sebuah malam yang istimewa. Kami, orang-orang Jerman, mendapatkan banyak penghargaan jadi mungkin sebuah kemenangan pribadi sedikit terlalu banyak untuk diminta."
(rin/raw)











































