Guinea akhirnya menemani Pantai Gading lolos ke perempatfinal sebagai runner-up Grup D. Guinea bagai menang lotere usai mengungguli Mali lewat pengundian.
Mekanisme "Lotere" ini diambil menyusul hasil imbang 1-1 antara Guinea dan Mali kemarin di laga terakhir grup. Kedua tim sama-sama punya tiga poin dan produktivitas gol yang sama, yakni 3-3.
Sementara itu Pantai Gading yang menang 1-0 atas Kamerun berhak lolos sebagai juara grup dengan nilai lima dari tiga laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir Sky Sports, Dewi Fortuna ternyata berpihak pada Guinea setelah wakil dari Kementrian Olahraga Guinea, Amara Diabo, mengambil bola yang bertuliskan 'menang' untuk timnya. Ini berarti posisi runner-up menjadi milik anak asuh Michel Dussuyer itu.
Terakhir kali Piala Afrika harus ditentukan lewat pengundian adalah pada tahun 1988, saat Aljazair menyingkirkan Pantai Gading. Di perempatfinal, Guinea akan berhadapan dengan juara Grup C, Ghana.
(mrp/roz)










































