Awal mula perseteruan itu adalah ketika Nasri tak masuk skuat Prancis di Piala Dunia 2014 lalu. Padahal Nasri tampil bagus bersama Manchester City dan membawa klub tersebut menjuarai Premier League.
Keputusan Deschamps ini pun mengundang protes keras dari pacar Nasri yang sampai-sampai mengungkapkan kekesalannya di media sosial. Kemudian Nasri memilih pensiun dari tim Les Bleus di umur yang baru menginjak 27 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseteruan berlanjut ketika awal bulan ini Nasri dalam wawancaranya dengan L'Equipe menyebut Deschamps dengan panggilan "joker" dan "hipokrit".
Ketika ditanya soal "perang dinginnya" dengan Nasri, Deschamps menanggapi dengan santai seraya mengisyaratkan bahwa selama dia masih jadi pelatih 'Tim Ayam Jantan', maka tak akan ada tempat untuk Nasri. Maka boleh jadi Nasri akan melewatkan Piala Eropa di negaranya tahun depan.
"Ketika aku memilih pemain, aku akan berbicara dengan mereka - aku katakan tentang harapanku untuk mereka dan tentunya apa yang kuinginkan dari mereka baik di dalam maupun luar lapangan," tutur Deschamps kepada RMC seperti dikutip Soccerway.
"Aku punya kesempatan banyak untuk berbicara dengannya, untuk mengatakan mana yang benar dan yang salah - atau apakah memang dia mendengarnya atau tidak. Aku ingin seorang pemain berkualitas tapi dia tidak pernah memenuhi ekspektasiku," sambungnya.
"Lagipula dia juga mengatakan lebih bahagia jika tidak bersama timnas Prancis. Aku membayangkan jika ada seseorang yang menjadi contoh kejujuran dan ketulusan, rasa-rasanya orang itu bukanlah Nasri."
"Perjalanan tim Prancis sejauh ini baik-baik saja. Apakah dia tak akan pernah masuk tim ini selama aku jadi pelatih? Sampai saat ini aku bahkan belum pernah menanyakan itu kepada diriku sendiri," demikian Deschamps.
Sejak debut tahun 2007, Nasri punya 41 caps dan lima gol bersama timnas Prancis.
(mrp/nds)











































