Berantas Pengaturan Skor, UEFA Gandeng Bandar Taruhan Online
Jumat, 04 Feb 2005 12:10 WIB
Jakarta - Demi mencegah skandal pengaturan skor seperti terjadi di persepakbolaan Jerman, UEFA telah menggandeng bandar taruhan online Betfair. Dilansir Guardian, Jumat (4/2/2005), berdasarkan kerjasama ini UEFA berwenang untuk memeriksa detail transaksi petaruh, yang dicurigai terkait pengaturan skor di pertandingan kompetisi Eropa. Sebaliknya, Betfair juga berkewajiban untuk memberitahukan kepada UEFA setiap transaksi yang melibatkan kucuran dana yang "tak biasa". Namun untuk menghindari tuntutan hukum, Betfair akan memperingatkan para customer kalau seluruh detail transaksi mereka bisa dilanjutkan kepada UEFA. Langkah UEFA ini diakui dilakukan menyusul mencuatnya skandal pengaturan skor yang mengguncang persepakbolaan Jerman. Seperti diketahui, seorang wasit muda bernama Robert Hozyer mengaku telah menerima uang suap guna mengatur skor di setidaknya empat pertandingan."Bentuk kerjasama yang dilakukan memungkinkan untuk memperoleh informasi yang lebih banyak soal industri taruhan dari sebelumnya," kata sebuah pernyataan UEFA dalam situs resminya. "Ini merupakan langkah yang penting dilakukan untuk menjamin kelangsungan integritas setiap kompetisi yang kami gelar," imbuh wakil eksekutif UEFA Lars-Christer Olsson.Buat Betfair, kerjasama yang mereka lakukan dengan UEFA sesungguhnya bukan hal baru. Pasalnya mereka juga pernah menjalin kerjasama yang sama dengan organisasi lain seperti Football Association (FA), International Olympic Committee (IOC), Association of Tennis Professionals (ATP) dan Rugby Football League.Akankah langkah ini efektif memberantas pengaturan skor? (mel/)











































