Waktunya Jeda Internasional (yang Menjengkelkan)

Waktunya Jeda Internasional (yang Menjengkelkan)

- Sepakbola
Selasa, 24 Mar 2015 12:55 WIB
Waktunya Jeda Internasional (yang Menjengkelkan)
AFP/Kenzo Tribouillard
Jakarta -

Minggu ini liga-liga akan berhenti sejenak karena agenda sepakbola bergilir pada kepentingan tim nasional. Selalu ada risiko dari jeda internasional menjelang akhir musim kompetisi.

"International break ini waktunya tidak pas buat kami, terutama banyak pemain kami yang harus pergi. Mudah-mudahan mereka kembali dalam kondisi yang bagus dan siap melanjutkan performa."

Demikian keluhan pelatih Lazio, Stefano Pioli, setelah kesebelasan dia mencetak 6 kemenangan beruntun di Serie A, yang membuat Biancoceleste saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pioli merasa was-was karena timnya sedang dapat momentum -- dan sering kali jika tidak dioptimalkan, mereka akan kehilangan momentum itu. Dengan performa yang sedang bagus, Lazio tentu berharap mereka akan terus begitu di sisa 8 pertandingan mereka -- dan juga tim-tim lain.

Kecemasan lain yang wajar adalah potensi cedera para pemain yang tampil bersama timnasnya. Sudah banyak contoh pelatih klub yang sedang berjuang menuju tangga juara di kompetisi domestik, akan misuh-misuh jika pemain mereka kembali tidak dengan "utuh" setelah laga internasional.

Itu sebabnya, terkadang klub membuat akal-akalan supaya tidak melepas banyak pemainnya ke timnas. Salah satu dalihnya adalah, pemain mereka tidak siap main di timnas karena (sudah lebih dulu) cedera.

Tarik-ulur soal kepentingan klub dan timnas ini pernah melahirkan sebuah kesepakatan yang besar, yaitu federasi akan bertanggung jawab membiayai pemainnya jika cedera dalam laga internasional. Sebelumnya, klub-klub sering mengeluh karena mereka harus mengongkosi pula perawatan pemainnya, meski cedera di pertandingan timnas.

Terlepas dari misuh-misuh klub, timnas tetap harus punya agenda. Apalagi yang mengikuti kualifikasi turnamen antarnegara. Di Eropa saat ini sedang dalam masa penyisihan untuk Piala Eropa 2016 -- rata-rata setiap tim sudah memainkan empat pertandingan. Dan mereka akan melakukannya lagi di minggu ini, antara 27-29 Maret.

Sementara itu, negara-negara yang tidak mengikuti kualifikasi Piala Eropa 2016 akan mengisi waktu dengan melangsungkan pertandingan internasional, termasuk Indonesia yang akan berujicoba melawan Kamerun (25/3) dan Myanmar (30/3) di Sidoarjo, Jawa Timur.

Jadwal (sebagian) pertandingan persahabatan internasional

25 Maret
Indonesia vs Kamerun

26 Maret
Georgia vs Malta
Denmark vs AS
Jerman vs Australia
Skotlandia vs Irlandia Utara
Oman vs Malaysia
Qatar vs Aljazair
Thailand vs Singapura

27 Maret
Bahrain vs Kolombia
Prancis vs Brasil
Iran vs Chile
Kosta Rika vs Paraguay

(a2s/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads