Luxemburgo Datang, Capello Gamang
Selasa, 08 Feb 2005 10:15 WIB
Jakarta - Mengetahui Real Madrid adalah lawan Juventus di babak 16 besar, awalnya Fabio Capello optimis menang. Namun setelah Vanderlei Luxemburgo datang, Fabio mulai gamang.Tidak berlebihan memang jika saat drawing November lalu Juventus lebih diunggulkan dari pada Real. Pasalnya prestasi juara 9 kali Liga Champions itu di awal musim sedang turun drastis.Namun setelah memutuskan untuk mengganti pelatih Mariano Garcia Remon dengan Luxemburgo pada bulan Desember, perlahan-lahan penampilan Real semakin membaik. Buktinya kini Raul cs mencatatkan enam kemenangan berturut-turut, dan hanya tertinggal empat poin dari pimpinan klasemen Liga Spanyol, Barcelona."Real Madrid kini membuat saya lebih khawatir sejak Luxemburgo mengambil alih. Mereka saat ini seakan memiliki identitas baru," ujar Capello seperti dikutip Reuters, Senin (7/2/2005).Capello mengaku kenal betul dengan pola permainan klub yang pernah dilatihnya saat menjuarai Liga Spanyol tahun 1997. Beberapa tahun terakhir mental pemain Real yang sebagian bersar merupakan para bintang dinilainya sangat jauh menurun. Namun Luxemburgo terbukti mampu merubah kelemahan tersebut."Kedatangan Luxemburga jelas sangat berpengaruh. Karena untuk pertama kalinya sejak beberapa tahun terakhir mereka berjuang untuk mendapatkan bola setiap kali kehilangan. Mereka juga sudah membangun kerjasama tim dan mau turun ke belakang membantu pertahanan. Hal ini bahkan belum mereka lakukan bulan lalu.Pernyataan Capello ini memang sepenuhnya benar, namun mungkin bukan itu saja yang membuat pelatih berusia 57 tahun ini khawatir. Pasalnya saat ini kondisi Juventus justru sedang menurun setelah mengalami dua kekalahan beruntun dari Sampdoria dan Palermo di Seri A. (lom/)











































