Klinsmann Perlu Lawan Kuat

Jelang Jerman vs Argentina

Klinsmann Perlu Lawan Kuat

- Sepakbola
Rabu, 09 Feb 2005 02:35 WIB
Jakarta - Rapor awal Juergen Klinsmann sebagai pelatih Jerman memang cukup baik. Sejak menggantikan Rudi Voeller pasca Euro 2004, belum sekalipun Tim Panser menelan kekalahan.Akan tetapi Klinsmann perlu pembuktian lebih. Jerman sudah cukup lama tidak mampu mengalahkan tim elit. Kemenangan terakhir juara dunia tiga kali itu atas tim besar terjadi empat tahun lalu, ketika pada Oktober 2000 gol tunggal Dietmar Hamann memenangkan Jerman atas Inggris di Wembley dengan skor 1-0.Di Piala Dunia 2002, ketika Michael Ballack cs menjadi runner up, mereka menembus babak final tanpa mengalahkan tim-tim yang dikenal sebagai raksasa dunia. Yang mereka kalahkan waktu itu adalah Arab Saudi, Kamerun, Paraguay, AS, dan Korea Selatan.Jadi, kesempatan melawan Argentina di Dusseldorf, Rabu (9/2/2005) malam WIB, bukan sekadar pertandingan persahabatan bagi Klinsmann melainkan sebuah ujicoba penting buat mengokohkan kepercayaan dirinya."Kami membutuhkan banyak pertandingan melawan negara-negara besar karena mereka adalah indicator kemajuan kami sebelum menghadapi Piala Dunia 2006," demikian diungkapkan Klinsmann.Sementara Jerman ingin bangkit lagi sejak tersingkir di putaran pertama Piala Eropa musim panas lalu, Argentina juga terus mencoba melupakan kegagalan mereka di Piala Dunia 2002, di mana Tim Tango kalah bersaing di penyisihan grup dari Swedia dan Inggris. Padahal ketika itu Argentina termasuk tim yang paling difavoritkan."Kejadian itu masih melukai kami dan kami terus terbayang-bayangi," aku bek kanan asal klub Inter Milan, Javier Zanetti.Dibandingkan dengan turnamen di Korea-Jepang itu, prestasi Argentina saat ini sudah mendingan karena tahun lalu mampu menjadi runner up Coppa Amerika dan meraih medali emas Olimpiade 2004."Jerman tim yang sangat kuat, tapi saya yakin kami bisa menang. Ini adalah jadi pertandingan persahabatan yang seru," timpal pelatih Jose Pekerman.Pertemuan terakhir kedua kesebelasan terjadai pada tahun 2002 yang dimenangkan Argentina dengan skor 1-0. Kemenangan terakhir Jerman atas tim Latin ini diraih pada babak final Piala Dunia 1990 di Italia. Ketika itu Tim Panser unggul 1-0 berkat gol penalti Andreas Brehme.Skuad kedua tim:Jerman: Oliver Kahn (Bayern Munich), Jens Lehmann (Arsenal); Frank Fahrenhorst, Christian Schulz (both Werder Bremen), Arne Friedrich (Hertha Berlin), Andreas Hinkel (Stuttgart), Per Mertesacker (Hannover), Patrick Owomoyela (Arminia Bielefeld), Christian Worns (Borussia Dortmund); Michael Ballack, Torsten Frings, Bastian Schweinsteiger (all Bayern Munich), Fabian Ernst (Werder Bremen), Paul Freier, Bernd Schneider (both Bayer Leverkusen), Thomas Hitzlsperger (Aston Villa); Gerald Asamoah (Schalke), Miroslav Klose (Werder Bremen), Kevin Kuranyi (Stuttgart), Lukas Podolski (Cologne).Argentina: Leonardo Franco (Atletico Madrid); Gabriel Milito (Real Zaragoza), Gonzalo Rodriguez (Villarreal), Diego Placente (Bayer Leverkusen), Nicolas Burdisso (Inter Milan), Fabricio Coloccini (AC Milan), Leandro Cufre (AS Roma), Gabriel Heinze (Manchester United); Juan Roman Riquelme (Villarreal), Lucas Bernardi (Monaco), Pablo Aimar (Valencia), Aldo Duscher, Lionel Scaloni (both Deportivo Coruna), Maximiliano Rodriguez (Espanyol), Leonardo Ponzio (Real Zaragoza), Javier Zanetti, Esteban Cambiasso (both Inter Milan); Luciano Galletti (Real Zaragoza), Javier Saviola (Monaco), Hernan Crespo (AC Milan). (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads