Edinson Cavani mengaku kalau dirinya tak bisa dekat dengan seluruh pemain Paris St-Germain, termasuk Zlatan Ibrahimovic. Meski demikian Cavani tetap mencoba menghormati rekan-rekan setimnya.
Sejak dibeli PSG dari Napoli musim panas lalu, performa Cavani bisa dibilang baik di mana dia mencetak 43 gol dari 82 penampilan di seluruh kompetisi.
Namun hidup Cavani tak mulus-mulus amat di kota Paris mengingat dia sempat mengutarakan ketidaknyamanannya bermain di posisi melebar, seperti yang diinstruksikan oleh Laurent Blanc.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wajar kemudian masa depan Cavani dispekulasikan dan disebut akan meninggalkan klub tersebut musim panas mendatang. Terkait kabar kurang akurnya hubungan dengan Ibra, Cavani pun coba memberi penjelasan.
"Hubungan saya dengan Zlatan? Tidak mudah membicarakan itu. Setiap dari kami punya karakter masing-masing kami adalah pesepakbola yang bermain di klub yang sama, butuh rasa saling menghargai," tutur Cavani di Football Italia.'
"Kita semua memang tidak bisa akur, tapi kami harus menghormati satu sama lain. Saya harap dia tidak mendapat skorsing di kompetisi Eropa, kami butuh semuanya bisa bermain," lanjutnya.
"Saya bahagia di Paris, memang ada masa-masa sulit tapi sekarang segalanya berjalan baik-baik saja. Fans selalu mendukung saya, saya pikir klub ini adalah salah satu yang terbaik di dunia," tutupnya.
(mrp/krs)











































