Eto'o Minta Bantuan Media Melawan Rasis
Rabu, 16 Feb 2005 07:08 WIB
Jakarta - Aksi berbau rasis di sepakbola Spanyol hingga kini masih terus terjadi. Untuk segera mengatasinya, pemain terbaik Afrika 2004 Samuel Eto'o meminta bantuan media masa.Minggu lalu Eto'o kembali menjadi korban aksi rasis saat Barcelona menang 4-1 atas Real Zaragoza. Setelah mencetak gol, striker asal Kamerun itu lantas menari menirukan gerakan monyet, dan menyatakan tariannya itu adalah untuk orang-orang yang mengejek dirinya.Insiden tersebut tidak disebutkan oleh wasit Fernando Carmona Mendez dalam laporannya, sehingga tidak ada tindak lanjut dari federasi sepakbola Spanyol. Namun menurut Eto'o yang baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2004 masalah ini tidak cukup diatasi dengan sanksi yang diberikan oleh federasi sepakbola Spanyol. Menurutnya akan lebih efektif jika media masa ikut mengkampenyekan gerakan anti rasis."Terkadang klub memang bisa melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah. Tetapi jurnalis dan pemain kulit putihlah yang bisa memberikan pesan yang lebih jelas," ujar Eto'o seperti dilansir Reuters, Selasa (15/2/2005)."Seorang pemain kulit putih seperti Deco datang memeluk saya, dan bersama-sama merayakan ketika saya mencetak gol, akan menjadi pesan yang lebih tegas. Dan jurnalis juga harus menulis hal itu di koran, dan membahasnya di radio atau televisi," jelasnya. (lom/)











































