Depay dan Mimpi Besar yang Terpatri di Dada

Depay dan Mimpi Besar yang Terpatri di Dada

- Sepakbola
Kamis, 14 Mei 2015 00:30 WIB
Depay dan Mimpi Besar yang Terpatri di Dada
Getty Images Sport/VI-Images
Eindhoven - Memphis Depay punya mimpi besar. Penyerang yang akan bergabung dengan Manchester United mulai musim depan itu percaya dirinya bisa jadi salah satu yang terbaik di dunia.

Depay jadi salah satu nama yang paling diincar jelang bursa transfer musim panas nanti. Penyerang PSV Eindhoven itu pada akhirnya memutuskan akan bergabung dengan MU, kesepakatan antara kedua tim pun sudah terjalin.

Setelah mencuat di Piala Dunia 2014 lalu dan tampil cemerlang bersama PSV sepanjang musim ini, pemain 21 tahun itu diyakini bisa melangkah lebih jauh bersama MU. Dia pun percaya bisa naik level dan suatu saat nanti akan jadi salah satu yang terbaik di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Depay pribadi sebelumnya sudah menegaskan tekadnya untuk mengikuti jejak Cristiano Ronaldo, yang memang meraih kebintangan bersama 'Setan Merah'. Soal mimpi besarnya tersebut, pemain internasional belanda itu sampai membuat tato di dada bertuliskan 'Dream Chaser' yang berarti pengejar mimpi.

Tato itulah yang mengingatkannya untuk selalu berusaha lebih keras di lapangan hijau.

"Tato 'Dream Chaser' berarti saya mengejar mimpi saya. Saya yakin bisa menjadi salah satu pemain terbaik di dunia dan saya harus bermimpi serta percaya untuk mewujudkannya. Tulisan itu jadi rajah di dada saya," kata Depay dikutip Sky Sports.

"Anda harus bekerja setiap hari demi mimpi Anda. Mimpi saya dimulai dengan ikut Piala Dunia. Kemudian saya mencetak dua gol di sana, menjadi pencetak gol termuda Belanda sepanjang sejarah. Saya sangat senang."

"Tapi ketika Piala Dunia sudah berakhir, saya menyadari itu saja tidak cukup. Saya harus memberikan lebih banyak di lapangan, ada banyak hal lagi yang perlu dilakukan."

"Jadi setelah Piala Dunia, di pramusim, saya berbicara dengan manajer dan berkata saya harus fokus. Mencetak gol di Piala Dunia itu bagus, tapi bukan sebuah akhir. Sekarang saya on fire," ujarnya.

Nama Depay mencuat di Piala Dunia lalu, saat mencetak dua gol untuk Belanda. Dia lantas tercatat sebagai pencetak gol termuda di tim nasional Belanda dalam usia 20 tahun empat bulan. Namanya pun masuk ke dalam nominasi gelar Pemain Muda Terbaik bersama Paul Pogba dan Raphael Varane, yang pada akhirnya dimenangi Pogba.

Selepas Piala Dunia, dia melanjutkan performa impresifnya bersama PSV. Sepanjang musim ini, dia total mencetak 22 gol dan lima assist dari 29 laga di Liga Belanda. Performanya itu turut jadi kunci keberhasilan PSV merengkuh gelar juara.

(raw/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads