Mundur Setelah Baru Terpilih Lagi, Ada Apa dengan Blatter?

Mundur Setelah Baru Terpilih Lagi, Ada Apa dengan Blatter?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Rabu, 03 Jun 2015 03:13 WIB
Mundur Setelah Baru Terpilih Lagi, Ada Apa dengan Blatter?
AFP/VALERIANO DI DOMENICO
Jakarta - Baru pekan lalu terpilih lagi jadi presiden FIFA, pekan ini Sepp Blatter malah sudah mengumumkan mundur. Muncul dugaan ada sesuatu yang sudah tiba-tiba terjadi sehingga membuatnya mengundurkan diri.

Tengah pekan lalu FIFA diguncang skandal setelah sejumlah pejabatnya ditangkap karena dugaan kasus pemerasan, korupsi, dan konspirasi. Hal itu pada prosesnya membuat sejumlah pihak meminta agar Blatter mundur dan tak lagi mempertahankan pencalonan dirinya sebagai presiden FIFA untuk periode kelima.

Akan tetapi, Blatter bukan cuma tetap maju dengan penuh percaya diri melainkan juga memenangi proses pemilihan dalam Kongres FIFA, Jumat (29/5/2015) waktu setempat. Usai terpilih lagi, ia pun menyatakan keyakinan untuk membuat perubahan positif di FIFA. Namun, cuma beberapa hari berselang pria Swiss 78 tahun itu tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya.

"Itu merupakan sebuah keputusan yang sulit dimengerti. Ia toh sempat amat yakin bisa terus lanjut," kata Presiden Asosiasi Sepakbola Uruguay Wilmar Valdez seperti dikutip Reuters.

"Jelas sekali bahwa dalam beberapa jam terakhir ada sesuatu terhadap seseorang yang penting buatnya sehingga ia membuat sebuah keputusan macam ini," ucap pria yang juga wakil presiden CONMEBOL tersebut.

Sejumlah pihak sudah mengaitkan keputusan Blatter mundur tersebut dengan spekulasi yang muncul di hari yang sama, Selasa (2/6) waktu setempat, bahwa Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke ikut terseret dalam kasus korupsi dan suap.

Valcke diduga tahu mengenai uang suap sebesar 10 juta dolar AS dari pemerintah Afrika Selatan, terkait Piala Dunia 2010, kepada Jack Warner--mantan wakil presiden FIFA yang dituduh ikut terlibat dalam kasus pemerasan, korupsi, dan konspirasi pada saat ini.

Sebuah pernyataan dari Blatter kepada Swiss TV hari Jumat lalu turut menguatkan spekulasi bahwa sesuatu memang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pasalnya Blatter saat itu masih penuh percaya diri mengatakan, "Kenapa saya harus mundur? Kalau begitu artinya saya mengakui sudah melakukan kesalahan."

Terlepas dari misteri apa yang sudah terjadi dalam hitungan hari, pengumuman mundurnya Blatter telah membuat pihak Kejaksaan Agung Swiss (OAG) merilis pernyataan bahwa pihaknya tidak sedang melakukan penyelidikan terhadap pria yang sudah menjadi presiden FIFA sejak 1998 tersebut.

"OAG telah membuka penyelidikan terhadap pihak-pihak yang belum diketahui identitasnya atas dugaan tata kelola dalam aspek kriminal dan juga pencucian uang. Joseph S. Blatter tidak sedang diselidiki oleh OAG. Pengumuman pengunduran dirinya tidak akan berpengaruh kepada penyelidikan yang sedang berlangsung," jelas keterangan yang dikutip BBC.

(Kris Fathoni W/Lucas Aditya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads