Buffon dan Rakitic saling berhadapan di final Liga Champions 2014/2015, Minggu (7/6/2015) lalu. Gelandang asal Kroasia itu mencetak gol pembuka Barcelona di menit keempat, dan pada akhirnya membantu Barcelona menundukkan Juventus dengan kedudukan 3-1.
Sabtu (13/6/2015) dinihari WIB keduanya akan kembali berhadapan. Kali ini bersama tim nasionalnya masing-masing saat Italia harus bertamu ke Kroasia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2016.
"Apa yang akan saya katakan saat bertemu dia lagi? Saya akan memujinya sebagai seorang pemain yang hebat, atas karier dan sukses terakhirnya," sahut Buffon.
Saya masih bangga dengan final dan medali petak yang saya dapat. Berkaca dari itu saya bisa lebih bersemangat lagi di masa depan saat saya harus berada di pertandingan dengan level seperti itu lagi," lanjutnya seperti diberitakan Football Italia.
Kekalahan atas Barcelona diakui Buffon meninggalkan rasa pahit dalam dirinya. Terlebih itu menjadi kegagalan kedua Buffon di final Liga Champions, setelah di tahun 2003 kalah adu penalti dengan AC Milan.
"Ada rasa pahit dirasakan atas hasil pertandingan tersebut. Tapi Anda meninggalkan perasaan semacam itu, terutama karena ada pertandingan penting lain yang harus dijalani dalam waktu dekat," sambung dia.
Lawatan ke Kroasia akan jadi ujian buat Italia. Kroasia adalah pemuncak klasemen Grup H dengan poin 13 dari lima pertandingan, ementara Italia ada di posisi dua dengan 11 poin dari jumlah pertandingan yang sama.
(din/raw)











































