Xavi mengakhiri kebersamaannya dengan Barca selama 24 tahun setelah diperkenalkan secara resmi sebagai pemain Al Sadd, tadi malam. Di klub barunya itu, gelandang berusia 35 tahun ini dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan setahun.
Akan tetapi, sebelum Xavi hijrah ke Qatar beberapa pekan sebelumnya muncul sebuah kabar bahwa si pemain bisa saja bergabung PSG di musim berikutnya. Sesuatu yang dianggap mustahil oleh pemenang dua Piala Eropa dan satu Piala Dunia bersama timnas Spanyol itu.
"Bermain untuk PSG di musim berikutnya? Itu sesuatu yang tidak mungkin," cetus Xavi yang dilansir AS.
"Karena salah satu syarat yang aku negosiasikan dengan Barca untuk kepergianku adalah aku tidak bisa bermain untuk tim Eropa lainnya. Aku juga tidak mau bermain di Eropa lagi, aku pikir waktuku di sana sudah habis dan aku hanya ingin bermain di Eropa bersama Barca."
"Untuk itu, tidak mungkin bagiku melawan Barca di Liga Champions," imbuh Xavi.
(rin/cas)











































