Bertanding di Estadio Nacional, Selasa (16/6/2015) pagi WIB, Meksiko mengejutkan publik tuan rumah setelah Matias Vuoso menjebol gawang Claudio Bravo di menit ke-21. Tapi hanya selang semenit Vidal menyamakan kedudukan.
Saat laga berjalan kurang dari setengah jam, gawang Bravo jebol lagi usai Raul Jimenez mencetak gol. Lagi-lagi Chile menyeimbangkan laga usai umpan Vidal disundul Eduardo Vargas untuk menutup paruh pertama dengan 2-2.
Setelah turun minum, Chile akhirnya berbalik unggul 3-2 setelah Vidal mengeksekusi tendangan penalti menyusul pelanggaran Gerardo Flores terhadap pemain Juventus itu. Akan tetapi, Meksiko memastikan kedua tim pulang dengan satu angka setelah Vuoso kembali menggetarkan gawang Bravo.
Dengan hasil ini, Chile berada di urutan teratas Grup A dengan empat angka, sama dengan Bolivia tapi unggul selisih gol. Meksiko ada di urutan ketiga dengan dua poin.
Meski hanya imbang, Vidal menilai Chile sudah bermain jauh lebih baik daripada saat mengalahkan Ekuador 2-0 di laga pembuka. "Tadi adalah pertandingan yang sulit," kata dia di Soccer Way.
"Permainan Meksiko cukup sama seperti yang kami mainkan. Tadi adalah pertandingan dengan banyak sekali peluang," lanjut Vidal.
"Kami harus meningkatkan sejumlah aspek lagi untuk tidak kebobolan banyak gol seperti tadi. Tapi yang paling penting adalah kami sudah relatif meningkat dibanding pertandingan pertama."
"Kami mesti berlanjut karena kami memiliki pertandingan penting melawan Bolivia dan kami harus mengeluarkan 100 persen kemampuan supaya finis teratas grup," pungkas Vidal.
(rin/nds)











































