Brasil dikalahkan Kolombia dan Neymar menerima kartu merah setelah pertandingan selesai. Ia pernah mendapatkan kartu hukuman yang tak kalah menyesakkan, "hanya" gara-gara memakai topeng.
Berikut ini beberapa insiden yang menyebabkan Neymar diusir wasit dari lapangan, baik melalui dua kartu kuning maupun kartu merah langsung:
1. Dihukum karena Pakai Topeng Diri sendiri
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neymar memakai topeng dirinya sendiri, dan dia dikartu kuning! Topeng itu sendiri dibagi-bagikan di stadion Vila Belmiro oleh salah satu sponsor Neymar.
Setelah kartu kuning itu Neymar juga menerima kartu yang kedua, karena menekel seorang pemain lawan.
2. Menendang, Ditampar, dan dikartu merah
17 Februari 2013. Neymar masih menjadi pemain Santos, dan dia bertanding melawan Ponte Preta. Dalam sebuah momen di kotak penalti Ponte Preta, Neymar terlihat menendang seorang pemain lawan. Mereka lalu beradu mulut dengan tensi tinggi.
Tiba-tiba datang seorang pemain lain dan langsung menampar Neymar. Neymar sampai terjatuh. Kericuhan membesar dengan melibatkan lebih banyak pemain. Wasit mengacungkan kartu merah kepada Neymar.
3. Diving, lalu bertarung "brutal"
30 September 2012. Dalam sebuah pertandingan Liga Brasil melawan Gremio, Neymar mendapatkan kartu kuning karena melakukan diving. Kartu kuning kedua dia terima karena melakukan pertarungan "brutal" dengan seorang pemain lawan.
4. Kartu merah di Copa Amerika 2015
17 Juni 2015. Wasit sudah meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, tapi Neymar masih menendang bola dan menghantam punggung pemain Kolombia, Pablo Armero. Rekan Armero, Jeison Murillo, memprotes kelakuan Neymar, tapi malah ditanduk -- walaupun terlihat tidak terlalu keras. Seketika para pemain berkerumun. Dari belakang, striker Kolombia Carlos Bacca mendorong keras Neymar. Ricuh.
Saat berjalan untuk meninggalkan lapangan, wasit mengejar Neymar dan mengacungkan kartu merah kepada bintang Brasil itu. Kartu merah juga diberikan wasit kepada Bacca.
(a2s/cas)











































