Setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Olympique Marseille, Andre-Pierre Gignac memilih untuk mencari petualangan di tempat lain. Namun, bukan di daratan Eropa dia melanjutkan kariernya, melainkan jauh ke daratan seberang, ke Meksiko.
Gignac adalah salah satu penyerang tersubur di Liga Prancis musim lalu. Torehan 21 golnya hanya kalah dari Alexandre Lacazette (27 gol) yang akhirnya jadi top skorer Ligue 1. Gignac pun lebih subur ketimbang Zlatan Ibrahimovic (19 gol) dan Edinson Cavani (18 gol).
Tak heran, ketika dia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Marseille, beberapa klub di Eropa seperti West Ham United, Newcastle United, dan Dynamo Moskow dikabarkan tertarik untuk menggaetnya. Namun, Gignac memilih untuk meninggalkan Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut France Football, Gignac bakal mendapatkan bayaran sebesar 4 juta dolar AS (sekitar Rp 53 miliar) per tahun. Dengan begitu, Gignac pun jadi pemain dengan bayaran termahal di Liga MX, liga teratas dalam sepakbola Meksiko.
Kabar merapatnya Gignac pertama kali diumumkan oleh Tigres via akun Twitter resmi mereka. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Gignac sudah terbang ke Monterrey untuk merampungkan proses transfernya.
Gignac bakal lebih dulu menjalani tes medis sebelum akhirnya menandatangani kontrak.
(roz/cas)











































