Belum Sampai Final, Chile Diminta Tak Berpuas Diri

Copa America

Belum Sampai Final, Chile Diminta Tak Berpuas Diri

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 25 Jun 2015 11:05 WIB
Belum Sampai Final, Chile Diminta Tak Berpuas Diri
(MARTIN BERNETTI/AFP/Getty Images)
Santiago -

Chile baru saja melewati ujian berat dari Uruguay di babak perempatfinal Copa America 2015. Meski sedang gembira, Chile tetap diingatkan untuk tidak terlena karena target ke final belum tercapai.

Menghadapi Uruguay di Estadio Nacional, Santiago, Kamis (25/6) pagi WIB, Chile memetik kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Mauricio Isla. Namun kemenangan tersebut didapat dengan susah payah.

Chile tampil amat dominan sepanjang laga. Tim arahan Jorge Sampaoli itu mencatat penguasaan bola mencapai 80%. Mereka juga lebih agresif dengan melepaskan 15 kali upaya mencetak gol dengan tujuh di antaranya berstatus on target.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun rapatnya pertahanan Uruguay membuat Chile kesulitan menembus gawang yang dikawal Fernando Muslera itu. Kebuntuan Chile baru pecah sembilan menit jelang waktu normal habis setelah sepakan Isla dari dalam kotak penalti tak bisa dijangkau oleh Muslera.

Pertandingan itu sendiri berlangsung cukup panas. Wasit mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk Edinson Cavani dan Jorge Fucile yang membuat Uruguay harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain.

Lolos dari hadangan Uruguay, kiper Chile Claudio Bravo merasa puas. Namun kapten Chile itu tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena karena misi ke final masih belum terpenuhi.

"Itu adalah pertandingan yang berat. Kami tahu akan selalu seperti itu melawan Uruguay," ujar Bravo kepada La Tercera.

"Kami melaju ke babak berikutnya. Kami selalu penuh harapan. Kami mencoba memberi yang maksimal dari kami, tapi sekarang kami harus istirahat dan berpikir soal lawan berikutnya."

"Kami belum memenuhi tujuan kami mencapai final," kata pemain Barcelona itu menambahkan.

Di babak semifinal, Chile akan menghadapi pemenang dari laga perempatfinal lainnya antara Peru dan Bolivia.

(nds/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads