Menghadapi Brasil di Estadio Municipal de ConcepciΓ³n, Minggu (28/6/2015) pagi WIB, Paraguay tertinggal lebih dahulu lewat gol Robinho di menit ke-15. Secara penguasaan bola, Brasil juga tampak lebih dominan dengan persentase sebesar 59% sementara Paraguay cuma 41%.
Di babak pertama, intensitas laga tak terlalu tinggi. Brasil yang dominan sekalipun hanya mampu melepaskan dua upaya dengan dua-duanya mengarah ke gawang dan satu berbuah gol. Sementara Paraguay tak terlalu agresif, punya tiga tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan efektif dan efisien ini disambut dengan rasa sangat puas oleh pelatih Paraguay, Ramon Diaz. Tapi dia menilai timnya bisa saja mencetak gol lain di waktu normal sehingga laga tak perlu berlanjut ke adu penalti.
"Kami sangat senang dengan penampilan yang kami tunjukkan. Ini merupakan kepuasan yang besar," katanya di situs resmi Copa America 2015.
"Pada akhir laga kami mencoba menekan Brasil dengan perubahan-perubahan yang kami lakukan dan kami bisa saja mencetak gol lain. Kedua tim mencoba mencetak gol, ini adalah laga yang menarik dan kami cukup beruntung untuk bisa melaju," tambah pelatih asal Argentina itu.
Kemenangan atas Brasil ini menegaskan laju tangguh Paraguay di Copa America 2015 ini. Mereka sudah berhadapan dengan lawan-lawan macan Argentina, Uruguay, dan Brasil, tak satupun berakhir dengan kekalahan.
Selain itu, hasil positif atas Selecao juga mengulang catatan empat tahun lalu, di mana mereka juga menyingkirkan sang lawan di babak perempatfinal. Juga lewat adu penalti. Di edisi 2011 itu, Paraguay finis di posisi runner-up.
(raw/roz)











































