Jara mendapatkan sorotan tajam setelah melakukan aksi tidak sportif saat negaranya bertemu Uruguay di perempatfinal Copa America, pekan lalu. Aksi tidak sportif itu membuat Cavani terusir dari lapangan.
Saat laga memasuki babak kedua, Jara dan Cavani terlibat adu mulut meski tak terlalu sengit. Tak berselang lama, Jara tiba-tiba jatuh terduduk seolah-olah dia baru saja mendapatkan pukulan telak dari Cavani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cavani sendiri bukannya tanpa alasan berbuat demikian. Dia tak nyaman setelah Jara menyentuh pantatnya dengan jari.
Meski Cavani punya alasan kuat dan reaksinya sebenarnya juga tak berlebihan, akting Jara sudah membuat wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Cavani. Karena itu adalah kartu kuning kedua, penyerang Paris Saint-Germain itu pun harus meninggalkan lapangan.
Ulah Jara memang lolos dari pengamatan wasit. Tapi, hal itu tak berarti dia bisa lolos dari hukuman.
Setelah melakukan penyelidikan, Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) menjatuhkan skorsing tiga pertandingan untuk Jara. Mereka juga menjatuhkan denda sebesar 7.500 dolar AS (sekitar Rp 100 juta) kepada pemain berusia 29 tahun itu.
Hukuman tersebut membuat Jara akan absen pada laga semifinal melawan Peru dan laga final kalau negaranya lolos. Dia juga belum bisa main pada laga pertama Chile di kualifikasi Piala Dunia 2018.
(mfi/nds)










































