Chile dan Argentina akan saling berhadapan di final Copa America 2015, yang digelar di Estadio Nacional, Minggu (5/7/2015) pagi WIB mendatang. Bagi Alexis Sanchez dkk. partai ini jadi kesempatan terbaik untuk merengkuh trofi Copa America pertama sepanjang sejarah mereka.
Namun demikian, anak asuh Jorge Sampaoli dibayangi catatan tak apik ketika berhadapan dengan Argentina. Dari 12 pertemuan sebelumnya, mereka cuma menang satu kali dan sudah kalah delapan kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang periode itu pula Chile cuma mampu mencetak tujuh gol. Sedang Argentina berhasil membukukan 25 gol, lebih dari tiga kali jumlah gol Chile.
Namun bek Chile Jose Rojas menilai catatan-catatan tersebut tak berarti banyak di final. Apalagi timnya tampil di rumah sendiri dengan dukungan masyarakat Chile.
"Kami semua punya satu mimpi dan sebagai sebuah tim dan negara, kami harus tetap bersatu padu. Kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik, tapi hitung-hitungan selalu tak dianggap untuk sebuah final," kata Rojas di situs resmi Copa America.
"Pada Sabtu nanti kami harus menunjukkan bahwa kami punya keuntungan tampil kandang di Chile, di kandang sendiri dan dengan dukungan publik kami. La Roja punya banyak hal untuk dibuktikan."
"Kami di kandang. Kami akan menyalurkan seluruh energi itu ke lapangan. Ini adalah sebuah final, sebuah pesta, dan kami akan berjuang dengan cara yang sama sebagaimana kami selalu lakukan untuk mewujudkan mimpi," tambahnya.
Bagaimanapun, Rojas tak menampik kalau timnya wajib sangat berhati-hati melawan Argentina. Tim besutan Gerardo Martino punya para penyerang yang sangat berkualitas dalam diri Lionel Messi, Gonzalo Higuain, Angel Di Maria, dan Javier Pastore.
"Argentina akan keluar dari areanya dengan cepat, ini bakal jadi sebuah laga di mana kami harus sangat waspada," tandasnya.
(raw/rin)










































