Dalam pertandingan di Shanghai Stadium, Shanghai, Kamis (30/7/2015) malam WIB, Madrid memang tampil lebih dominan dengan penguasaan bola sebesar 56%. Namun Milan lebih banyak mengancam gawang Madrid dengan mencatatkan enam kali upaya mencetak gol yang on target dari total 10 attempts.
Namun pertarungan ketat antara kedua tim itu tak menghasilkan gol selama 90 menit pertandingan. Laga akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti di mana Madrid menang 10-9.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah melihat bahwa ini tidak mudah. Di babak kedua, Milan menurunkan tempo dan itu lebih mudah untuk menahan bola," imbuhnya.
Dengan kemenangan ini, Madrid keluar sebagai juara International Champions di China. Sebelumnya, Los Blancos juga memetik kemenangan usai menggasak Inter Milan dengan skor 3-0.
Sebelum berkompetisi di China, Madrid sudah lebih dulu menjalani dua laga pramusim di Australia. Juga di turnamen International Champions Cup, Madrid mencatat hasil imbang 0-0 melawan AS Roma (kalah adu penalti 6-7) dan menang 4-1 atas Manchester City.
"Secara keseluruhan, tur sangat positif dan yang bisa kami lakukan adalah memuji para pemain untuk sikap mereka dan hasilnya," lanjut Benitez.
"Pada akhirnya para pemain yang membuat perbedaan. Sebagai pelatih, Anda bisa memberi mereka ide, tapi aksinya tergantung mereka," katanya.
(nds/raw)











































