Diego Costa tak perlu khawatir jika masa paceklik golnya bersama timnas Spanyol masih berlanjut. Sebab apa yang dialaminya kini pernah juga dirasakan oleh trio bomber maut 'Tim Matador' terdahulu.
Costa, sejak debutnya bagi Spanyol bulan Maret 2014, memang belum memenuhi ekspektasi publik. Dari delapan pertandingan yang sudah dilalui, baru satu gol dibuat Costa, itu pun ke gawang tim lemah, Luksemburg.
Di pertandingan kedelapannya bersama La Furia Roja akhir pekan kemarin, Costa tak mampu menjebol jala Slovakia dan hanya melepaskan satu tembakan sepanjang 74 menit berada di atas lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas Costa di lapangan memang tidak begitu terlihat, tapi dia sangat penting untuk kami," bela rekan setim Costa di timnas maupun Chelsea, Cesc Fabregas, seperti dikutip Marca.
Memang pembelaan tak hanya datang dari Fabregas, namun juga sang pelatih, Vicente del Bosque, dan rekan-rekannya di Spanyol. Wajar adanya kalau mereka tetap berharap banyak pada Costa, jika melihat para striker top Spanyol terdahulu juga mengalami tren buruk seperti itu.
Sebut saja Raul Gonzalez, Fernando Torres, dan David Villa, tiga pemain yang berada di tiga besar topskorer sepanjang masa tim semenanjung Iberia tersebut, yang harus melalui momen sulit sebelum jadi mesin gol Spanyol.
Villa, sebelum jadi pemain tertajam dengan 59 gol dari 97 caps, juga hanya bikin dua gol dari delapan pertandingan pertamanya. Sementara itu, Raul (44 gol) dan Torres (38 gol) juga sama seperti Costa, hanya bikin gol dari delapan pertandingan.
Namun, apa yang menimpa Costa ini juga tak lepas dari perubahan taktik yang dilakukan Del Bosque di Piala Dunia 2010. Saat itu Del Bosque harus memutar otak kala Torres baru sembuh dari cedera lutut yang menderanya sepanjang musim 2009/2010.
Rencana Del Bosque menduetkan Villa dengan Torres pun buyar, sehingga Villa akhirnya ditempatkan sebagai penyerang tunggal. Hingga saat ini, Del Bosque pun lebih suka memainkan satu penyerang tunggal atau bahkan false nine seperti di Piala Eropa 2012 lalu.
(mrp/mfi)











































