Pesepakbola itu adalah Gael Givet, yang pernah membela AS Monaco, Marseille, dan Blackburn Rovers. Givet juga mengoleksi 12 caps di tim nasional Prancis dan jadi bagian dari skuat Les Bleus yang tampil di Piala Dunia 2006.
Pada September tahun lalu, Givet bergabung dengan klub Evian Thonon Gaillard. Akan tetapi, kebersamaannya dengan Evian berlangsung sangat singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Givet mengaku tak bisa bertahan lebih lama di Evian karena sikap petinggi klub yang mempermasalahkan jenggot panjangnya.
"Tiga hari sebelum pertandingan pertama saya, saya dipanggil ke kantor presiden klub untuk sesuatu yang tampak gila dan tidak ada kaitannya dengan sepakbola," ungkap Givet, yang kini berusia 33 tahun, kepada 20minutes.fr seperti dikutip Daily Mail.
"Saya benar-benar muak. Masalahnya adalah saya membiarkan jenggot saya tumbuh!" katanya.
"Di Evian, mereka memaksa saya untuk mencukurnya karena itu terlalu panjang. Di usia saya yang sudah 33 tahun, Anda tak bisa memperlakukan saya seperti ini. Mereka mengira saya adalah pelaku jihad, padahal saya tidak masuk Islam," kata Givet.
(mfi/rin)











































