Gestur dan air muka Robin van Persie tidak bisa berbohong. Kalau pun masih ingin bermain untuk Fenerbahce, ada masalah yang masih mengganggu pikirannya. Mengapa ia terlihat ogah-ogahan?
Konon, Van Persie cekcok dengan pelatihnya di Fenerbahce, Vitor Pereira. Rumor cekcok ini mencuat tak lama setelah Van Persie mengungkapkan kepada pers bahwa ia tidak puas jadi pemain pengganti terus. Padahal, kata Van Persie, kondisinya sangat bugar dan mampu bermain 90 menit.
Sebagai catatan, dalam 12 penampilannya bersama Fenerbahce musim ini, Van Persie baru 6 kali jadi starter. Namun, Pereira sendiri sudah membantah bahwa ia cekcok dengan Van Persie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, gestur tubuh, raut muka, dan tindak-tanduk Van Persie tidak bisa berbohong. Pada beberapa kesempatan, ia terlihat ogah-ogahan dan tidak antusias dengan timnya.
Ambil contoh ketika Fenerbahce bertanding melawan Akhisar. Ketika timnya mencetak gol, beberapa pemain yang duduk di bangku cadangan mengangkat diri dari bench dan bertepuk tangan. Van Persie? Hanya duduk diam dengan raut muka masam.
Pada kesempatan lainnya, Van Persie juga tertangkap kamera melakukan pemanasan sekenanya. Dalam sebuah sesi "kucing-kucingan" di sebuah laga, Van Persie terlihat enggan merebut bola dan mengoper bola sekenanya.
Sejauh ini, Van Persie enggan berbicara banyak soal situasi dirinya di Fenerbahce. Ketika ditanya oleh NOS, penyerang berusia 32 tahun itu mengelak dan mengatakan, fokusnya saat ini adalah membantu timnas Belanda lolos ke babak play-off kualifikasi Piala Eropa 2016.
"Sekali lagi, itu tidak penting. Yang paling penting sekarang adalah kami (Belanda) memenangi dua laga tersisa. Semua pemain harus menepikan masalah pribadi dan memenangi laga-laga ini," kata Van Persie.











































