Mengapa Tak Ada Pemain Madrid di Starting XI Spanyol Lawan Luksemburg?

Mengapa Tak Ada Pemain Madrid di Starting XI Spanyol Lawan Luksemburg?

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 12 Okt 2015 11:34 WIB
Mengapa Tak Ada Pemain Madrid di Starting XI Spanyol Lawan Luksemburg?
Cesar Manso/AFP
Kiev -

Spanyol memastikan diri lolos ke Piala Eropa 2016 setelah menggebuk Luksemburg 4-0. Tapi dari 11 pemain yang diturunkan sejak awal, tidak ada satupun dari Real Madrid. Mengapa begitu?

Bertandang ke Logrono, Sabtu (10/10) dinihari WIB, Vicente del Bosque memainkan empat dari pemain yang jadi starter dari Barcelona yaitu Gerard Pique, Marc Bartra, Jordi Alba, dan Sergio Busquet.

Di lini tengah Sergio Busquet diapit oleh Cesc Fabregas dan Santi Cazorla yang bermain di Chelsea da Arsenal. Sedangkan di lini serang, rekan seklub Fabregas, Pedro Rodriguez, bertandem dengan Alvaro Morata yang bermain di Juventus dan pentolan Manchester City David Silva. Sementara posisi penjaga gawang diisi Iker Casillas yang kini bermain di Porto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada dua pemain El Real di daftar pemain pengganti Spanyol yakni Iso can Nacho. Namun keduanya sama sekali tidak dimainkan. Pelatih Vicente del Bosque menjelaskan keputusannya itu.

"Casillas sudah menjadi starter untuk Real Madrid selama bertahun-tahun dan sekarang dia di Porto. Morata juga dan dia kini bermain di Juventus. Sedangkan Sergio Ramos dan (Dani) Carvajal cedera," ucap del Bosque di AS.

"Kami memiliki Nacho dan Isco yang tersedia dan kami percaya penuh kepada mereka. Tapi ketika kami menyusun daftarnya, kami tidak melihat klub-klub asal para pemain -- kami cuma mencoba memanggil para pemain terbaik yang ada," kata dia.

Spanyol akan melakoni laga kualifikasi terakhir di kandang Ukraina, Selasa (13/10/2015) dinihari WIB. Meski sudah lolos, bukan berarti El Matador akan bermain santai-santai saja melawan Ukraina.

"Kami menuju pertandingan ini dalam situasi yang ideal -- dan itu adalah tujuan kami tapi kami akan memainkan pertandingan ini dengan seluruh kekuatan dan keberanian yang besar," lanjut Del Bosque.

"Ukraina ingin lolos -- baik secara langsung dengan mengamankan posisi kedua atau finis ketiga tapi sebagai profesional kami harus mencoba menghentikan mereka," cetus dia.



(rin/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads