"Saya tidak ingin gagal lolos ke Piala Eropa. Itu tidak bisa dibayangkan melihat turnamen ini dan saya tidak berada di dalamnya."
Pernyataan tersebut dilontarkan Ibra tak lama setelah Swedia menundukkan Moldova di laga terakhir fase grup. Meski menang di laga pamungkas, Swedia gagal meraih tiket lolos langsung ke Prancis 2016. Swedia musti bertarung dulu melalui babak playoff.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dua tahun lalu Portugal menjadi penjegal langkah Swedia di putaran final Piala Dunia, kali ini Denmark yang berdiri di jalan Swedia menuju Prancis tahun depan. Denmark lolos ke playoff setelah menjadi penghuni posisi tiga Grup I. Dari delapan pertandingan mereka mengumpulkan tiga kemenangan, tiga kali imbang dan dua kali kalah.
Dibanding Portugal yang menjegal Swedia dua tahun lalu, kekuatan Denmark tidak lebih baik. Karena itulah Swedia dalam posisi lebih diunggulkan untuk bisa menang dan kemudian lolos.
Tapi itu jelas tak berarti perjuangan Swedia akan mulus. Gengsi sebagai sesama negara Skandinavia akan menjadi bumbu duel tersebut. Apalagi keduanya punya peluang menjadi satu-satunya wakil Skandinavia yang lolos ke Piala Eropa 2016 - di mana satu negara Skandinavia lainnya, Norwegia, akan bertarung dengan Hongaria juga di fase playoff.
Ibra akan jadi tumpuan utama Swedia saat jadi tuan rumah di leg pertama yang akan digelar di Friends Arena pada Sabtu (14/11/2015) mendatang, dan leg kedua akan gantian dilangsungkan di Telia Parken, Copenhagen, Selasa (17/11/2015). Di fase grup lalu Ibra melesakkan delapan gol dan bertengger di posisi empat daftar topskorer.
Meski ketajamannya dianggap sudah berkurang seiring usia yang bertambah dan cedera yang makin sering datang, Ibra masih sangat rajin bikin gol di Liga Prancis. Sudah sembilan gol dia lesakkan dari delapan pertandingan liga bersama Paris Saint Germain musim ini.
Dengan kini sudah berusia 34 tahun, Piala Eropa 2016 bisa menjadi peluang terakhir Ibra untuk tampil di turnamen mayor. Ini juga akan menjadi kesempatan pamungkasnya untuk memberikan kontribusi untuk Swedia, setelah di level klub dia meraih sangat banyak trofi.
(din/roz)











































