Demikian diungkapkan Ibra dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport. Ibra tak mau mengomentari rumor soal rencana kedatangan pemain terbaik dunia itu ke Parc de Princes, karena yang terpenting adalah status dirinya sebagai pempimpin di atas lapangan.
"Tidak penting buat saya apa yang mereka katakan dan apa yang mereka bilang, di sini (PSG) cuma ada satu pemimpin," cetus Ibra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih mudah untuk mereka yang akan datang. Saya mendapat banyak hormat dari klub, tapi saat saya datang banyak hal yang tidak berjalan dan bersama-sama kami membangun sebuah tim yang hebat," lanjut striker internasional Swedia itu.
Ibra datang ke PSG di awal musim 2013/2014, atau setahun setelah klub tersebut diakuisisi Qatar Sports Investments. Bersama Thiago Silva, Ibra menjadi awal dari rangkaian pembelian besar yang dilakukan klub tersebut hingga kini.
Sejak kedatangannya Ibra tak berhenti memberi gelar juara Liga Prancis. Selain itu PSG juga diantarnya menjuarai Piala Liga Prancis, Piala Prancis dan Piala Super Prancis.
(din/fem)










































