Selain Platini, nama lain yang dicoret dari daftar calon presiden FIFA adalah Musa Bility. Sementara lima nama lain yang masih maju dan kini berstatus finalis adalah Prince Ali Bin al-Hussein, Sheikh Salman Bin Ebrahim al-Khalifa, Jerome Champagne, Gianni Infantino dan Tokyo Sexwale.
Dikutip dari Reuters, Musa Bility dicoret karena dianggap gagal lolos tes integritas. Dalam pernyataannya, FIFA menyebut kalau tes integritas yang dimaksud termasuk adalah memeriksa adanya pelanggaran hak asasi manusia dan potensi aksi pelanggaran hukum seperti suap dan pengaturan pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Blatter tersandung kasus hukum, mulai dari tudingan suap dan korupsi, Platini sebenarnya paling dijagokan akan menjadi penerusnya. Namun legenda sepakbola asal Prancis itu kemudian dituding menerima sejumlah uang dari Blatter. Dari situ namanya mulai terseret dalam skandal suap dan korupsi di organisasi tersebut.
(din/fem)











































