Ekuador menjamu Uruguay di Stadion Olimpico Atahualpa, yang memiliki ketinggian 2.782 meter dari permukaan laut (altitude). Kedua tim sama-sama tidak lengkap; Ekuador kehilangan empat pemain utama termasuk Antonio dan Enner Valencia sedangkan Uruguay belum bisa diperkuat Luis Suarez.
Pada laga yang tuntas pagi tadi, Felipe Caicedo lebih dulu membawa tim tuan rumah unggul di menit ke-23. Kedudukan kembali seimbang setelah Edinson Cavani mencetak gol balasan di awal babak kedua. Namun, selang 10 menit kemudian Ekuador kembali memimpin sekaligus memastikan kemenangannya berkat gol Fidel Martinez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Ekuador) adalah tim bagus dan mereka bermain di kandang sendiri di mana kami sangat menderita," kata pelatih Uruguay itu sebagaimana dilansir Reuters.
"Altitude selalu memiliki pengaruh. Kalau seorang pemain tidak bagus maka dia akan lebih tidak bagus lagi saat bermain di tempat yang tinggi. Tapi saya tidak akan menggunakan hal itu sebagai alasan, itu bukan gaya saya," ucap Tabarez.
Setelah gagal membawa pulang angka, Uruguay akan dihadapkan pada ujian berat dengan menjamu juara Copa America Chile di Montevideo (17/11/2015). Sedangkan Ekuador akan menantang Venezuela.
(rin/nds)











































