Zlatan Ibrahimovic kecewa Swedia gagal mempertahankan performa hingga kebobolan oleh Denmark di laga play-off Piala Eropa 2016. Ibra juga mengaku insiden teror di Paris membuat fokusnya terganggu.
Swedia memetik kemenangan tipis 2-1 kala menjamu Denmark di Friends Arena, Minggu (15/11/2015) dinihari WIB tadi di leg pertama play-off Piala Eropa 2016. Mereka sempat memimpin dua gol terlebih dahulu lewat Emil Forsberg dan eksekusi penalti Ibra masing-masing di menit ke-45 dan 49. Tapi kemudian anak asuh Erik Hamren kebobolan oleh Nicolai Jorgensen 10 menit jelang waktu normal habis.
Meski menang, Swedia jelas dirugikan dengan satu gol yang bersarang di gawang mereka. Dengan leg kedua berlangsung di Kopenhagen, Denmark punya peluang besar untuk membalikkan keadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian Anda kemasukan sebuah gol, tapi pada akhirnya ini semua soal hasil. Kami menang dan itulah yang dianggap," tambahnya dikutip Soccerway.
Laga ini sendiri dimulai dengan mengheningkan cipta sejenak sebelum kick-off dan tribun penonton juga diwarnai dengan kibaran bendera Prancis sebagai tanda dukungan terhadap negara tersebut. Seperti diketahui baru-baru ini kota Paris diguncang serangan teror di setidaknya tujuh titik, menewaskan paling tidak 150 orang.
Sebagai pemain Paris Saint-Germain yang merupakan tim raksasa ibukota Prancis tersebut, Ibra jelas punya ikatan kuat dengan kota ini. Pemain 34 tahun itu mengaku sulit fokus sepenuhnya ke lapangan sepanjang laga malam tadi.
"Saya sudah mencoba fokus sepenuhnya ke laga ini, tapi itu sangat sulit. Tragis apa yang terjadi di sana. Hal-hal semacam ini seharusnya tidak terjadi," tandasnya.
(raw/raw)











































