Paris Dikepung Teror, Rooney Langsung Hubungi Rekan-rekannya

Paris Dikepung Teror, Rooney Langsung Hubungi Rekan-rekannya

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Selasa, 17 Nov 2015 12:46 WIB
Paris Dikepung Teror, Rooney Langsung Hubungi Rekan-rekannya
Reuters/John Sibley
London -

Serangan di Paris beberapa hari lalu sempat membuat Wayne Rooney khawatir. Banyak teman dan rekan-rekan setimnya sedang ada di ibu kota Prancis tersebut ketika serangan terjadi.

Tiga rekan satu tim Rooney, yakni Morgan Schneiderlin, Anthony Martial, dan Bastian Schweinsteiger, menjadi bagian dari skuat Prancis dan Jerman yang tengah bertanding di Stade de France, Jumat (13/11/2015) lalu, ketika ada bom meledak di dekat pintu stadion.

Ledakan bom tersebut menjadi salah satu rangkaian teror yang terjadi di Paris beberapa hari silam. Setidaknya 120 orang meninggal dunia dalam tragedi hari itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Schneiderlin, Martial, dan Schweinsteiger, eks rekan satu tim Rooney di Manchester United, Patrice Evra dan Paul Pogba, juga berada di Stade de France ketika itu.

"Saya langsung berbicara dengan semua teman-teman saya, termasuk Bastian Schweinsteiger yang sedang memperkuat timnas Jerman," ujar Rooney seperti dilansir Soccerway.

"Saya melihat mereka semua aman dan mendoakan hal yang sama untuk keluarga mereka semua. Saya menyampaikan simpati saya kepada mereka semua karena mereka berada dekat dengn tempat kejadian."

Para pemain timnas Prancis dan Jerman akhirnya menghabiskan malam di ruang ganti stadion. Mereka enggan kembali ke hotel tempat menginap lantaran situasi kota sendiri tengah mencekam. Pihak keamanan juga tidak bisa menjamin keamanan perjalanan mereka dari Stade de France ke hotel.

Akibat serangan di Paris, keamanan ditingkatkan pada beberapa laga internasional lainnya. Sementara itu, pertandingan Belgia vs Spanyol dipastikan batal.

Rooney sendiri akan memperkuat tim nasional Inggris yang akan bertanding melawan Prancis di London, Selasa (17/11) waktu setempat. Menurut Rooney, laga tersebut tetap dihelat sebagai bentuk perlawanan akan teror.

"Saya senang laga ini tetap dilangsungkan. Ini menunjukkan penentangan keras Prancis kepada para teroris itu, dan kami mendukung itu," kata Rooney.



(roz/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads