Rinus Michels Meninggal Dunia

Gibol Belanda Berduka

Rinus Michels Meninggal Dunia

- Sepakbola
Kamis, 03 Mar 2005 21:58 WIB
Den Haag - Pelatih legendaris Belanda dan penemu totaal voetbal, Rinus Michels, meninggal dunia Kamis (3/3/2004). Michels yang pertama kali menyatakan 'Sepakbola adalah Perang' dan digelari De Generaal (Sang Jenderal).Michels meninggal tadi pagi di rumah sakit Onze Lieve Vrouw (OLV), Aalst, Belgia, akibat komplikasi jantung. Dia menjalani operasi katup jantung di rumahsakit OLV pada 18/2/2005 dan sejak itu tergolek di ruang Intensive Care Unit (ICU). Menurut komunike Koninklijke Nederlandse Voetbal Bond (KNVB, PSSI-nya Belanda), jantung Michels sejak beberapa hari lalu mengalami komplikasi. Hingga Kamis jam 05.00 pagi tadi waktu Belgia, ajal menjemput pelatih besar yang membuat revolusi di jagad sepakbola dan banyak mencetak pemain besar Belanda, dari Johan Cruijff hingga Marco van Basten itu.Kabar meninggalnya Michels juga dibenarkan Direktur Umum Ajax, Arie van Eijden. Klub Ajax ini identik dengan nama besar Michels, sekaligus menjadi kuil penjaga ilmu totaal voetbal khas Belanda, yang kini secara luas sudah diadopsi klub-klub besar dan timnas berbagai negara di dunia.Michels dikenal sebagai pelatih yang sangat keras dalam menerapkan disiplin dan pola latihan. Selain itu, dia pula yang pertama kali melontarkan adagium masyhur Voetbal is Oorlog (Sepakbola adalah Perang). Gara-gara pendekatan yang seperti itulah dia dijuluki De Generaal. Kelak salah satu murid Michels, pelatih Dick Advocaat, meniru kedisiplinan yang sama dan dibandroli gelar De Kleine Generaal (Jenderal Kecil). Berkat buah pikir Michels yang gemilang, totaal voetbal, persepakbolaan Belanda yang dulunya tidak diperhitungkan, berubah menjadi salah satu raksasa yang disegani dan menjadi kiblat persepakbolaan dunia. Di tangannya (sebagai supervisor pelatih Fahdronc), Belanda menjadi runner up Piala Dunia 1974 di Jerman. Pria kelahiran Amsterdam, 9/2/1928, itu mengawali karirnya mulai dari pemain. Dua kali dia mengantar Ajax menjuari kompetisi (1947, 1958) dan 5 kali membela timnas. Kemudian dia naik menjadi pelatih Ajax dan tim asuhannya merebut 4 kali titel nasional dan satu kali Europa Cup 1 (kini Champions League) pada 1971. Setelah itu Michels hijrah ke Barcelona dan pada 1974 mengantarkan tim azulgranas itu menjadi juara kompetisi nasional Primera Division. Selang 14 tahun, Michels turun gunung dan meracik Generasi Emas dengan trio Marco van Basten-Ruud Gullit-Frank Rijkaard. Timnas Singa Oranje polesan Michels ini merebut Piala Eropa pada 1988 dengan meremukkan Uni Sovyet di final dengan 2-0. Sebelumnya di semifinal, mereka mencakar habis musuh bebuyutan Jerman dengan 2-1.Di hari tuanya hingga ajal menjemput, Michels masih aktif sebagai penasehat KNVB. Dalam duel-duel internasional Ajax dan timnas Oranje, dia juga sering terlihat di tribun kehormatan. Kini Michels, Bapak Sepakbola Total, itu telah tiada. Vaarwel Generaal. (es/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads