Semua bermula ketika BOPI menyatakan bahwa Arema dan Persebaya tidak masuk dalam daftar klub yang direkomendasikan BOPI untuk ikut ISL 2015. BOPI menegaskan alasan pencoretan keduanya adalah karena persoalan legalitas.
"Keduanya juga punya masalah warisan masa lalu yang belum terselesaikan oleh PSSI. Kami juga ingin mencoba masuk untuk mendamaikan dua kelompok yang mengklaim sebagai klub masing-masing itu, tapi sampai sekarang gagal. Satu sisi kalau kami lindungi haknya orang lain nanti diklaim seperti itu, dan ini complicated," ujar Ketua BOPI, Noor Aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BOPI sendiri tetap menyarankan ISL 2015 diikuti oleh 16 klub saja. Ke-16 klub itu adalah Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Bali United, Barito Putra, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Persela Lamongan, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya, Gresik United, dan Mitra Kukar. Beberapa di antaranya lolos dengan catatan.
Kendati demikian, PT Liga Indonesia tetap bersikukuh ISL 2015 diikuti oleh 18 klub --dengan tambahan Arema dan Persebaya. Di sinilah polemik meningkat. Menurut CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, tidak mungkin liga berjalan kurang dari 18 klub karena dengan demikian, PT Liga harus membuat jadwal baru.
"Kita juga menunggu izin dari kepolisian. Bilamana izin tidak kami dapatkan, karena kepolisian harus mendapat rekomendasi dari BOPI atau pemerintah kita akan menyerahkan ini ke PSSI. Tidak mungkin ISL berjalan dengan peserta kurang dari 18 klub. Kita juga tidak bisa melakukan penjadwalan ulang," ujar Joko ketika itu.
Arema sendiri tidak menghiraukan rekomendasi BOPI. Mereka tetap bermain di pekan pertama ISL 2015. Bertanding melawan Persija di Kanjuruhan, 4 April 2015, tim 'Singo Edan' mengakhiri laga dengan skor ketat: 4-4.
Setelah pertandingan, muncul kabar bahwa sebenarnya laga tersebut tidak mendapatkan izin dari Kepolisian. Media officer Arema, Sudarmadji, kemudian membenarkan bahwa mereka tidak mendapatkan izin tertulis dari Kepolisian. Namun, mereka tetap berkomunikasi dengan Kepolisian selama laga berlangsung.
"Kami tetap berkomunikasi dengan Polda Jatim untuk bisa menggelar pertandingan meski tak ada izin tertulis," kata Sudarmadji.
Di luar lapangan, PT Liga sebelumnya sudah mendapatkan sponsor untuk ISL 2015. Sponsor tersebut adalah QNB, yang mana membuat ISL 2015 berubah nama menjadi QNB League 2015. βIni adalah hasil nyata bahwa kita tengah berada di dalam tren industri sepakbola dengan pasar global. Kompetisi Indonesia Super League terus bertransformasi menjadi lebih baik, mulai dari sisi teknis permainan, profesionalisme para klub dan pemain, yang menjadikan liga ini menjadi sebuah tontonan yang menghibur," kata Joko.
"PT Liga, BVSports dan QNB Group memiliki spirit yang sama untuk menciptakan atmosfer kompetisi yang lebih meriah dan memiliki nilai bisnis yang tinggi. Kami akan bekerja sama untuk membawa sepakbola Indonesia menjadi lebih baik, baik dari segi kualitas kompetisi maupun segi penciptaan sepakbola industri,β lanjut dia.
Namun, QNB League 2015 terbukti tidak bisa berlanjut setelah di kemudian hari, Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA. Pertemuan antara PSSI dan Kemenpora yang terjadi di bulan yang sama juga tidak menemui jalan keluar.
Ronaldo Masuk 'Klub 300'
Dari liga di Eropa, tepatnya dari Liga Spanyol, Cristiano Ronaldo masuk ke dalam 'Klub 300' milik Real Madrid. Klub tersebut berisikan pemain-pemain yang pernah membela Madrid dan mencetak 300 gol atau lebihonaldo masuk ke 'Klub 300' ketika Madrid menggilas Granada 9-1 pada pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (5/4/2015). Penyerang asal Portugal itu menyumbangkan lima gol untuk Los Blancos.

Bagi Ronaldo, ini adalah kali pertama dalam kariernya dia mencetak lima gol dalam satu partai. Dia pun membawa pulang bola pertandingan, yang sudah ditandatangani semua rekan setimnya di Madrid, sebagai kenang-kenangan.
Ronaldo kini sudah mengemas 300 gol untuk Madrid sejak bergabung dengan klub ibukota Spanyol itu pada 2009. Hebatnya lagi, dia mencapai jumlah gol itu hanya dalam 287 pertandingan.
Dari 300 gol Ronaldo, 214 di antaranya tercipta di ajang La Liga, 60 di Liga Champions, 21 di Copa del Rey, tiga di Piala Super Spanyol, dan dua di Piala Super Eropa.
"Senang bisa mencetak lima gol lewat kerja sama tim yang sangat baik. Terima kasih atas semua dukungan kalian," kicau Ronaldo lewat akun Twitter-nya seusai laga.
(roz/din)











































